Milenial Keluhkan Keadilan yang Belum Merata di Bengkulu

Achmad Zulfikar Fazli 05 November 2018 01:17 WIB
pancasila
Milenial Keluhkan Keadilan yang Belum Merata di Bengkulu
Pelatihan juru bicara Pancasila wilayah Bengkulu. Foto: Dokumen istimewa.
Jakarta: Sebanyak 40 kaum muda terpilih mengikuti juru bicara Pancasila yang dihelat Komunitas Bela Indonesia. Mereka mengeluhkan keadilan dan kesejahteraan yang belum merata di Bengkulu.

Mereka melihat ancaman keamanan dan konflik masih sering terjadi di Bengkulu. Hal itu berkaitan dengan tingkat kesejahteraan masyarakat.

"Pemerintah harus lebih mengupayakan pemerataan ekonomi sehingga masalah konflik, korupsi, dan kriminalitas dapat ditekan serendah mungkin," papar salah satu peserta juru bicara Pancasila dalam keterangannya, Minggu, 4 November 2018.


Di samping itu, peserta mengangkat pengamalan Pancasila sebagai jalan tengah atas berbagai persoalan.

Fasilitator pelatihan Hairul Umam mengatakan kampanye pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam keseharian juga penting. Sebab, hal itu bisa membantu dalam mengonter berbagai tindak kriminal.  

Para peserta pelatihan juga diberikan buku berjudul Rumah Bersama Kita Bernama Indonesia, yang ditulis oleh Denny JA dan tim. Dalam buku tersebut disebutkan dukungan warga terhadap Pancasila menurun 10 persen selama 13 tahun terakhir.

Di sisi lain, pendukung NKRI bersyariah naik 9 persen. Selama 13 tahun, publik yang pro NKRI bersyariah tumbuh dari 4,6 persen menjadi 13,2 persen pada 2018.

Umam menjelaskan kesadaran untuk menumbuhkan dan menguatkan Pancasila sebagai ideologi bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Trauma doktrinasi Pancasila ala orde baru harus menjadi tanggung jawab bersama. Indonesia sebagai rumah bersama harus dirawat oleh semua elemen bangsa.

"Salah satu tugas utama jubir Pancasila ini adalah memastikan bahwa gagasan Indonesia sebagai rumah bersama menjadi kesadaran kolektif bagi masyarakat, khususnya di masyarakat Bengkulu sendiri," jelas Umam.



(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id