Ilustrasi transportasi laut. Medcom.id/Rhobi Sani
Ilustrasi transportasi laut. Medcom.id/Rhobi Sani

Permenhub Belum Efektif Menekan Penyebaran Covid-19 di Transportasi Laut

Nasional pelabuhan transportasi laut Virus Korona pandemi covid-19
Theofilus Ifan Sucipto • 22 Desember 2020 00:05
Jakarta: Efektivitas Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) untuk mencegah penyebaran covid-19 di transportasi laut dinilai masih rendah. Lonjakan kasus covid-19 masih terus terjadi meskiput peraturan tersebut diberlakukan.
 
Pakar Transportasi Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Tri Achmadi, mengatakan sudah ada tiga peraturan yang dikeluarkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Yakni, Permenhub Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.
 
Kemudian, Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idulfitri Tahun 1441 Hijriah dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19. Permenhub Nomor 41 Tahun 2020 Tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 18 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Penyebaran covid-19 naik terus meski Permenhub diberlakukan,” kata Tri dalam diskusi virtual, Senin, 21 Desember 2020.
 
Tri mengkaji penyebaran covid-19 di lima pelabuhan. Yakni Pelabuhan Belawan, Pelabuhan Tanjung Priok, Pelabuhan Tanjung Perak, Pelabuhan Balikpapan, dan Pelabuhan Makassar.
 
Jumlah kasus covid-19 tertinggi mencapai 407 di pelabuhan sejak Permenhub 18 Nomor 2020 diberlakukan. Kemudian, terdapat 993 kasus covid-19 sejak Permenhub 25 Nomor 2020 diberlakukan.
 
“Dengan rata-rata harian 517 kasus per hari,” terang dia.
 
Baca: Covid-19 Sebabkan Penurunan Penumpang Kapal Laut di Tanjung Pandan
 
Bahkan, kata Tri, terdapat 5.810 kasus covid-19 dengan rata-rata harian 2.666 sejak Permenhub 41 Tahun 2020 diterapkan. Dia menilai aturan itu belum mampu menekan lonjakan kasus covid-19 di transportasi laut.
 
“Semuanya menunjukkan kecenderungan (kasus) naik meski sudah dibelakukan pembatasan pergerakan dengan PSBB (pembatasan sosial berskala besar)," papar Tri.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif