Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto: BNPB
Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Foto: BNPB

Publik Diharap Belajar dari Peningkatan Kasus Covid-19 Saat Libur Panjang

Nasional Virus Korona libur panjang Satgas Covid-19
Nur Azizah • 26 November 2020 17:45
Jakarta: Pemerintah belum memutuskan soal wacana pemangkasan periode libur panjang akhir 2020. Namun, publik diminta tetap waspada terhadap virus korona (covid-19) yang berpotensi meningkat pada libur panjang.
 
"Kita tidak boleh lengah, masyarakat harus belajar dari pengalaman libur panjang pada bulan-bulan sebelumnya," kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19  Wiku Adisasmito di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 26 November 2020.
 
Baca: Pemerintah Diminta Susun Langkah Antisipasi Menyambut Libur Akhir Tahun

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, pemerintah masih mengkaji pemangkasan libur panjang dengan melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga. Wiku menekankan apa pun keputusan yang ditetapkan pemerintah ialah yang terbaik. Pemerintah akan mengutamakan keselamatan masyarakat.
 
Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, libur panjang selalu meningkatkan kasus covid-19. Pada libur Idulfitri Mei 2020, kasus aktif naik 69 hingga 93 persen.
 
Pada libur panjang Hari Kemerdekaan Agustus 2020, kasus aktif naik 58 hingga 118 persen. Sementara itu, libur panjang akhir Oktober 2020 membuatkan kasus aktif naik 17 hingga 22 persen.
 
"Ini menjadi evaluasi dan pembelajaran bagi kita semua dalam menghadapi periode libur panjang pada akhir tahun 2020," kata  Wiku.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif