Aksi unjuk rasa berujung ricuh di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Antara/Akbar Nugroho Gumay
Aksi unjuk rasa berujung ricuh di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Antara/Akbar Nugroho Gumay

Satgas Covid-19 Sesalkan Demo UU Cipta Kerja di Tengah Pandemi

Nasional Virus Korona Omnibus Law Demo Tolak Omnibus Law UU Cipta Kerja
Nur Azizah • 20 Oktober 2020 18:04
Jakarta: Masyarakat yang masih menggelar unjuk rasa di tengah pandemi covid-19 disesalkan. Pedemo kembali menuntut Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) dibatalkan.
 
"Aksi penyampaian pendapat secara terbuka terkait Undang-Undang Cipta Kerja dengan jumlah massa yang cukup banyak maka upaya penyampaian aspirasi ini berpotensi menjadi klaster covid-19," kata juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Selasa, 20 Oktober 2020.
 
Wiku mengatakan demo menolak UU Ciptaker pada 8 Oktober 2020 membentuk klaster baru. Sebab, ada 123 peserta aksi yang dinyatakan positif covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sesuai dengan yang telah disampaikan sebelumnya pemeriksaan yang dilakukan terhadap peserta aksi beberapa minggu lalu telah menemukan sejumlah peserta positif covid-19. Penularan ini tentunya berpotensi terjadi kembali pada kegiatan penyampaian aspirasi selanjutnya," beber dia.
 
Baca: Wagub DKI Minta Pedemo Menjalani Rapid Test
 
Wiku juga menyayangkan masyarakat kembali abai dengan protokol kesehatan. Pasalnya, kasus korona di Tanah Air sudah membaik.
 
"Satgas sangat menyayangkan adanya klaster baru penularan covid-19. Garda terdepan seperti dokter dan perawat hingga kini bekerja tak kenal lelah untuk menghadapi pandemi ini, kita harus mengingat covid-19 ini tidak hanya berpotensi menularkan tapi bisa menyebabkan kematian," ujarnya.
 
Sebelumnya, sebanyak 123 massa demo UU Ciptaker dinyatakan positif Covid-19. Rinciannya, 21 orang di Sumatra Utara, 34 orang di DKI Jakarta, dan 24 orang di Jawa Timur. Kemudian, 30 orang di Sulawesi Selatan, 13 orang di Jawa Barat, dan 1 orang di Yogyakarta.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif