Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers saat meninjau Bandara JB Soedirman, Jateng, Jumat, 11 Juni 2021. Foto: BPMI Setpres
Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers saat meninjau Bandara JB Soedirman, Jateng, Jumat, 11 Juni 2021. Foto: BPMI Setpres

Jokowi Ingin Bandara JB Soedirman Tingkatkan Ekonomi Masyarakat Jateng

Nasional Jokowi infrastruktur Bandara Joko Widodo presiden joko widodo
Nur Azizah • 11 Juni 2021 09:52
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Bandara Jenderal Besar (JB) Soedirman di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng), bisa meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Infrastruktur ini diharap juga berdampak kepada kehidupan masyarakat Wonosobo, Cilacap, Banjarnegara, dan Kebumen. 
 
"Bandara ini kita harapakan dapat meningkatkan mobilitas orang, barang, dan logistik lebih baik sehingga akhirnya akan memberikan kontribusi pertumbuhan ekonomi pada wilayah di Jawa Tengah bagian selatan ini," kata Jokowi di Purbalingga, Jumat, 11 Juni 2021.
 
Bandara JB Soedirman memiliki panjang lintasan pacu atau runway 1.600 meter dengan lebar 30 meter. Meski sudah beroperasi, bandara ini belum memiliki terminal penumpang. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Bandara Ngurah Rai Bakal Ramai, AP I Cari Mitra untuk Pemanfaatan Lahan Teluk Kelan
 
"Meskipun terminalnya belum selesai, tetapi minggu yang lalu (1 Juni 2021) telah mulai dilakukan penerbangan dari Jakarta ke Purbalingga kemudian dari Purbalingga ke Surabaya oleh Citilink," kata Jokowi. 
 
Ia menyebut jumlah penumpang sudah mencapai 70 persen. Jokowi mengapresiasi kinerja Angkasa Pura II yang tetap membuka bandara meski belum 100 persen rampung. Kepala Negara berencana menerapkan hal yang sama kepada bandara-bandara yang tengah dibangun.
 
"Ini bagus, saya senang meskipun terminalnya masih darurat, belum selesai, tetapi airport-nya sudah bisa dipakai. Saya kira ini lebih produktif dari pada kita menunggu terminal selesai," ucap dia.
 
Sebelumnya, Bandara Udara JB Soedirman Purbalingga digunakan sebagai Pangkalan Udara Militer tipe C. Sejak awal Juni, bandara digunakan untuk komersial setelah PT Angkasa Pura II mendapatkan sertifikat bandar udara dan penetapan badan usaha bandar ydara dari Kementerian Perhubungan.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif