Sebuah mobil yang terbakar di SPBU Cipayung membawa drum dan peralatan pompa. Foto: Dok.Pertamina
Sebuah mobil yang terbakar di SPBU Cipayung membawa drum dan peralatan pompa. Foto: Dok.Pertamina

Mobil yang Terbakar di SPBU Cipayung Bawa Drum

Nasional mobil terbakar
Medcom • 12 Oktober 2019 16:39
Jakarta: Sebuah mobil Daihatsu Grand Max terbakar di SPBU 3413805 di Jl. Pagelarang, Cipayung, Jakarta Timur. Sumber api diduga berasal dari dalam mobil.
 
Unit Manager Communication Relation dan CSR Pertamina Marketing Operation Region III, Dewi Sri Utami, menjelaskan peristiwa ini bermula saat seseorang membawa mobil Daihatsu Grand Max mengisi bensin di SPBU Cipayung. Saat petugas tengah mengisikan bahan bakar ke mobil tersebut, muncul percikan api dari bagian depan kendaraan.
 
"Kemudian api muncul dari bagian depan kendaraan dan pengemudi terlihat langsung keluar dari mobil lalu melarikan diri," ujar Dewi dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Sabtu, 12 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beberapa petugas keamanan berupaya memadamkan api dengan alat pemadam api ringan (APAR) dan alat pemadam api beroda (APAB).
 
Namun api tidak kunjung padam. Api merembet ke bagian belakang mobil hingga menyambar dispenser dan bangunan SPBU.
 
Api mulai padam 30 menit kemudian dengan bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran. "Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun kebakaran mengakibatkan SPBU tidak beroperasi," ucap dia.
 
Kepolisian tengah mencari pengemudi mobil. Pasalnya, di mobil tersebut juga ditemukan lima drum yang diduga memuat bahan pemicu api dan peralatan pompa. Pertamina berharap polisi segera mengungkap kasus ini untuk memberikan efek jera.
 
Di sisi lain, dia menyarankan para konsumen sementara mengisi bahan bakar di SPBU terdekat, yakni SPBU 3413803 di Jalan Raya Ceger, atau SPBU 3417410 di Jalan Hankam Kranggan, Bekasi. SPBU tersebut berjarak sekitar empat sampai enam kilometer (km) dari SPBU Cipayung. Ketersediaan BBM pun dipastikan aman dan tetap dalam pemantauan.
 
Dewi mengimbau masyarakat turut menjaga keamanan dan keselamatan saat mengisi bensin. Di antaranya mematikan mesin kendaraan saat pengisian, pastikan nozzle SPBU telah tercabut saat selesai pengisian dan sebelum menghidupkan kendaraan, serta tangki bensin sudah tertutup rapat.
 
"Selain itu memastikan tangki BBM kendaraan merupakan standar pabrikan dan tidak ada modifikasi atau tangki tambahan di dalam mobil," tegas dia.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif