Ilustrasi banjir. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman
Ilustrasi banjir. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman

Pemrov DKI Diminta Matangkan Mitigasi Banjir

Nasional banjir jakarta bencana banjir Jakarta Banjir
Kautsar Widya Prabowo • 07 Januari 2020 19:02
Jakarta: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta memperhitungkan hal-hal yang diperlukan buat meminimalisasi banjir susulan. Curah hujan esktrem diperkirakan masih terus berlanjut.
 
"Terkait banjir ini banyak daerah yang di bawah muka air laut, drainasenya, sistem pompa harus ada, dihitung cermat," ujar peneliti Pusat Penelitian Limnologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), M Fakhrudin di Gedung LIPI, Jakarta Selatan, Selasa, 7 Januari 2020.
 
Ia menduga banjir yang terjadi awal tahun di sejumlah wilayah Ibu Kota lantaran pemerintah daerah tak memperhitungkan tingginya curah hujan. Fakhrudin meminta pemprov mengevaluasi sejumlah aspek.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ke depan harus kita evaluasi, direview kembali apakah sudah mampu atau belum (drainase dan pompa) dengan curah hujan saat ini," kata dia.
 
LIPI menyarakan pembuatan sumur resapan sebagai langkah mitigasi banjir. Namun, pembuatan sumur mesti mempertimbangkan kondisi lingkungan sekitar.
 
Fakhrudin menuturkan permukiman yang lokasinya lebih rendah dari permukaan air laut, seperti Jakarta Utara tidak dibangun sumur resapan. Dia khwatir sumur resapan justru memunculkan air yang dapat menggenangi lokasi tersebut.
 
"Harus dipetakan, tanahnya seperti apa, evaluasi ground water-nya seperti apa. Bisa kombinasi, sumur resapan, kolam tampungan, situ. Seberapa besar, itu harus dihitung detail," jelas dia.
 
LIPI mencatat selama periode 31 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020 curah hujan kategori ekstrem lebih dari 150 milimeter perhari melanda Jakarta. Kondisi tersebut belum pernah terjadi sebelumnya sejak 1990an.
 
Perubahan lahan yang berlangsung cepat membuat daya resap sistem Daerah Aliran Sungai (DAS) di Jabodetabek tidak dapat bekerja secara optimal. "Proporsi jumlah air hujan yang dikonversi langsung menjadi aliran permukaan atau direct run off akan cenderung meningkat," kata Fakhrudin.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif