Anak Tanyakan Karangan Bunga Bertuliskan Nama Ayahnya
Karangan bunga hiasai kediaman Co Pilot Lion Air Harvino, di Perumahan Serpong Green Park2, Ciater, Tangerang Selatan - Medcom.id/Farhan Dwitama.
Tangerang: Rangkaian bunga duka cita berjejer di rumah Kopilot Lion Air JT-610 Harvino yang menjadi korban pesawat jatuh. Sementara anak korban, Khanza, 8, terus menanyakan keberadaan ayahnya.

Khanza kini duduk di bangku kelas 3 SD Islam di kawasan BSD Tangerang Selatan, Banten. Ia penasaran dengan pelayat yang terus berdatangan ke rumahnya.

"Dia nanya, kok karangan bunga bertuliskan nama ayahnya dan ada tulisan wafat. Mungkin dia sedikit curiga dengan tulisan itu," kata Vini, adik dari Harvino, ditemui di rumah duka di Tangerang Selatan, Rabu, 31 Oktober 2018.


"Saya bilang, doakan ayah sehat, cepat pulang, kumpul, dan main bareng," lanjut Vini.

(Baca: Keluarga Korban Siapkan Makam)

Lantaran itu, keluarga berencana memindahkan karangan-karangan bunga itu ke depan komplek perumahan. Salah satu tujuannya menjaga kondisi mental anak Hervino.

Kondisi keluarga terpukul, terutama Nia, istri korban. Terlebih, anak pertama mereka kerap bertanya soal ayahnya.

"Kalau anak kedua, masih kecil. Jadi masih anteng," tutur Vini.

Lagi pula, lanjut Vini, keluarga belum mendapat informasi mengenai kondisi terkini Hervino. Keluarga masih berharap kabar baik tentang Hervino.

Lion Air JT610 rute Jakarta-Tanjung Pinang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Senin, 29 Oktober 2018. Pesawat mengangkut total 189 orang, terdiri dari 178 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak, dan dua bayi dengan dua pilot dan enam flight attendant (FA).

Hingga kini proses evakuasi masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan. Sementara di Posko JICT sejumlah barang dan serpihan pesawat dikumpulkan guna diidentifikasi lebih lanjut.



(JMS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id