Pasokan BBM Percepat Pemulihan Ekonomi Palu
Terminal BBM Donggala mulai salurkan BBM. Foto: Dokumentasi Pertamina
Jakarta: Kesigapan Pertamina memasok BBM di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, pascabencana gempa dan tsunami mampu mempercepat pemulihan ekonomi yang sempat lumpuh. Kelancaran pasokan BBM berperan penting dalam memulihkan akitivitas warga, termasuk roda ekonomi. 

“BBM penting untuk memulihkan perekonomian. Sifatnya tidak langsung, tetapi sebagai pendorong agar transportasi bisa berjalan baik. Transportasi adalah bagian utama dalam proses ekonomi,” kata pengamat ekonomi dari Universitas Bengkulu, Retno Ekaputri, menilai keterangan tertulis, Minggu, 7 Oktober 2018. 

Retno mengapresiasi Pertamina yang sudah melakukan berbagai upaya memperlancar pasokan BBM. Di antaranya, mengoperasikan 15 dari 17 SPBU di Palu dengan berbagai cara, termasuk menyediakan SPBU portable dengan mesin engkol.  
Selain itu, Pertamina juga mengemas BBM dalam kaleng ukuran 5 liter, 10 liter, dan 200 liter agar mudah diangkut. Pertamina juga mengoperasikan mobil tangki dispenser di beberapa SPBU. 


“Bagus sekali. Semua upaya itu sangat mendukung proses kecepatan penyediaan BBM bagi masyarakat,” kata dia. 
 
Muzakir, warga Desa Porame, bersyukur pasokan BBM sudah kembali normal. Ditemui di SPBU Jalan Imam Bonjol, Palu, dia mengatakan kondisi saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan usai gempa.

“Sejak awal musibah, setengah mati mencari bensin. Antre ke sana sini belum tentu dapat," kata pria 39 tahun itu. 

Muzakir membutuhkan pasokan BBM untuk memulihkan aktivitasnya. Dia hanya perlu dua liter BBM untuk menghidupkan sepeda motornya. 

Cepatnya pemulihan pasokan BBM membuat antrean mulai terurai. Antrean panjang yang sebelumnya terlihat di SPBU tak terlihat lagi. Di Palu, misalnya, kondisi demikian antara lain bisa diamati di SPBU 74.942.05 Jalan Diponegoro, SPBU 74.941.03 Jalan Kartini, dan SPBU 74.942.02 Jalan Imam Bonjol.





(UWA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id