Presiden Joko Widodo (kanan) mengantar Presiden ketiga BJ Habibie seusai bertemu di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 24 Mei 2019 Foto: MI/Ramdani
Presiden Joko Widodo (kanan) mengantar Presiden ketiga BJ Habibie seusai bertemu di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 24 Mei 2019 Foto: MI/Ramdani

Jokowi: Selamat Jalan Mr Crack

Nasional bj habibie
Candra Yuri Nuralam • 12 September 2019 14:41
Jakarta: Presiden Joko Widodo mengantar kepergian Presiden ketiga Bacharudin Jusuf (BJ) Habibie ke pangkuan ibu pertiwi. Dia mendoakan Habibie mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
 
"Selamat jalan Mr Crack. Selamat jalan sang pionir," kata Jokowi di Taman Makam Pahlawan (TMP) Nasional Utama Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis, 12 September 2019.
 
Kepala Negara mengucapkan terima kasih atas dedikasi Menteri Negara Riset dan Teknologi ke-4 itu kepada negara, bangsa, dan ilmu pengetahuan. Dia berharap Habibie husnulkhatimah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami akan selalu ingat pesanmu: Jangan terlalu banyak diskusi. Jangan cengeng, tetapi terjunkan diri ke proses nilai tambah secara konsisten. Pasti Indonesia akan terkemuka di Asia Tenggara dan dunia," jelas Jokowi.
 
Menurut dia, Habibie adalah negarawan sejati. Habibie, kata dia, selalu mengingatkan bila kecerdasan tanpa cinta, berbahaya. Ilmu pengetahuan, iman, dan ketakwaan harus bersatu.
 
Bagi Jokowi, Habibie selalu berpikir lebih maju. Pemikiran itu sudah tertanam di dirinya sejak muda. Lewat pemikirannya, Indonesia bisa lepas landas bersaing dengan negara lain di dunia.
 
"Jasa beliau meletakkan fondasi demokrasi Indonesia. Bahkan di masa senja Almarhum ingatkan kita jadi manusia terbaik bagi Indonesia. Menjadi manusia yang berhati Indonesia," ungkap Jokowi.
 
BJ Habibie tutup usia pada Rabu, 11 September 2019, sekitar pukul 18.05 WIB di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat. Pria kelahiran di Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936, itu wafat di usia 83 tahun.
 
Jebolan Institut Teknologi Bandung (ITB) itu sudah seminggu dirawat di RSPAD Gatot Soebroto. Dia ditangani puluhan tim dokter. Pasangan Hasri Ainun Besari itu didampingi anak dan cucu saat mengembuskan napas terakhir.
 
Pemerintah pun menetapkan masa berkabung selama tiga hari. Seluruh lembaga dan instansi diimbau mengibarkan bendera setengah tiang hingga Sabtu, 14 September 2019.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif