NEWSTICKER
Direktur Utama RSPI SS, Mohammad Syahril, memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman
Direktur Utama RSPI SS, Mohammad Syahril, memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020. Foto: Medcom.id/Yurike Budiman

RSPI Sulianti Saroso Rawat 15 Pasien Korona

Nasional Virus Korona
Yurike Budiman • 19 Maret 2020 20:21
Jakarta: Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso menambah tempat tidur untuk pasien terkait virus korona (covid-19). Dengan penambahan ini, total pasien yang diisolasi menjadi 15 orang dari sebelumnya hanya 11.
 
"Sembilan di antaranya confirm positif, kemudian enam lainnya adalah PDP (pasien dalam pengawasan)," kata Direktur Utama RSPI, Mohammad Syahril, di Jakarta, Kamis, 19 Maret 2020.
 
Menurut dia, dengan perluasan tempat isolasi, RSPI memiliki kapasitas 26 tempat tidur. Perluasan ini merupakan tahap pertama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia memastikan penambahan jumlah kasus terus dilanjutkan. Pada tahap kedua, pihaknya akan menambah 20 tempat tidur.
 
"Nanti kita akan umumkan. Cuma kita nanti membutuhkan bantuan tenaga. Dengan perluasan ini kami mohon bantuan tenaga dokter umum kemudian dokter yang lain. Sudah ada datanya, sudah kita ajukan ke Kemenkes (Kementerian Kesehatan) maupun Dinkes (Dinas Kesehatan) DKI," jelas Syahril.
 
Sementara itu, dari sembilan pasien yang positif, ada satu pasien yang mulai pulih. Pasien itu sudah mendapatkan hasil negatif dari uji laboratorium .
 
"Tapi baru satu kali (pemeriksaan). Kami tetap menunggu untuk yang kedua kalinya ya," ungkap Syahril.
 
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan virus korona sebagai pandemi global. Virus ini pertama kali muncul di Wuhan, Tiongkok, medio November 2019.
 
Per Rabu, 18 Maret 2020, WHO mencatat ada 191.127 kasus positif korona di seluruh dunia. Ada 15.123 kasus baru yang ditemukan.
 
RSPI Sulianti Saroso Rawat 15 Pasien Korona
 
Baca: WNI Terinfeksi Korona di Luar Negeri Bertambah Jadi 48 Orang
 
Virus dengan gejala flu, demam, dan sesak napas ini telah menyebabkan 7.807 kematian. Angka kematian naik 786 dalam sehari.
 
Sementara itu, jumlah orang yang tertular virus korona di Indonesia per hari ini mencapai 309 pasien. Sebanyak 210 orang atau 68 persen berada di Jakarta.
 
Total 15 pasien berhasil sembuh. Sementara itu, covid-19 sudah menewaskan 25 orang. Pasien yang meninggal rata-rata memiliki penyakit berat lain sebelum terjangkit korona.
 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif