Marka wisata Tanjung Lesung yang rusak berat akibat hempasan gelombang tinggi teronggok di Resort Tanjung Lesung, Banten. MI/Susanto.
Marka wisata Tanjung Lesung yang rusak berat akibat hempasan gelombang tinggi teronggok di Resort Tanjung Lesung, Banten. MI/Susanto.

PDIP Berharap Natal Memperkuat Solidaritas Kemanusiaan

Nasional Tsunami di Selat Sunda
Faisal Abdalla • 25 Desember 2018 09:07
Jakarta: Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) berharap perayaan Natal menjadi momen memperkuat solidaritas kebangsaan dan kemanusian. Terlebih Indonesia sedang berduka atas bencana tsunami yang menerjang pesisir Selat Sunda. 

"PDI Perjuangan mengucapkan Selamat Hari Raya Natal tahun 2018. Natal menjadi jalan memperkuat solidaritas kebangsaan dan komitmen kemanusiaan," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto di Jakarta, Selasa, 25 Desember 2018. 

Hasto berharap di momen perayaan Natal ini, semakin banyak pihak yang tergerak membantu korban bencana tsunami Selat Sunda. Dia ingin bantuan bagi korban tsunami di Banten dan Lampung diprioritaskan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



PDI-P, kata Hasto, juga turut berpartisipasi dalam menyalurkan bantuan bagi para korban. PDI-P berkoordinasi langsung dengan pihak terkait seperti Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Pemerintah Daerah setempat.  "Ibu Megawati Soekarnoputri turun tangan secara langsung, termasuk mengoordinir bantuan khususnya bagi perempuan dan anak-anak. Perhatian Beliau sangat besar, mengingat beberapa kali Ibu Megawati sudah mengingatkan bahaya Anak Krakatau. Kerja Baguna (Badan Penanggulangan Bencana) kami maksimalkan sebagai jalan kemanusiaan Partai untuk menolong rakyat yang menjadi korban, tanpa membeda-bedakan pilihan politiknya” tutur Hasto

Hasto mengajak seluruh masyarakat Indonesia tetap bersatu menghadapi bencana. Dia mengingatkan pentingnya memperkuat sistem deteksi dini dan mitigasi bencana mengingat wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan salah satu wilayah paling rawan bencana di dunia. 

"Misi penyelamatan dan mengurangi korban inilah yang menjadi spirit Natal. Sebab Natal  adalah perjuangan mencintai kehidupan” tandasnya. 



(DRI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi