Wakil Ketua Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos. Foto: Medcom.id/Candra Yuri
Wakil Ketua Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos. Foto: Medcom.id/Candra Yuri

Pati AL Dinilai Cocok Menjadi Wakil Panglima TNI

Nasional tni
Candra Yuri Nuralam • 08 November 2019 07:23
Jakarta: Presiden akan segera menunjuk Wakil Panglima TNI sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dalam konteks itu, Perwira Tinggi (Pati) dari Angkatan laut, dinilai paling pas mengisi jabatan tersebut.
 
"Angkatan Laut itu bisa membantu program pemerintah di wilayah laut timur Indonesia," kata Wakil Ketua Setara Institute, Bonar Tigor Naipospos di Hotel Ibis, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis 7 November 2019.
 
Menurut dia, jabatannya ini membutuhkan atensi khusus karena pendamping Panglima TNI harus piawai menjaga keamanan di Indonesia. Terutama mempertimbangkan aspek geografis Tanah Air yang didominasi perairan, atau pertahanan di bidang maritim.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bonar melihat wakil panglima TNI juga harus mengerjakan sejumlah hal yang berkaitan dengan kebijakan pertahanan negara. Termasuk pengembangan Postur TNI, pengembangan doktrin, strategi militer, dan Pembinaan Kekuatan TNI serta Penggunaan Kekuatan TNI.
 
Atas dasar itu, Bonar melihat Pati AL paling cocok mendampingi Panglima TNI. Selain agar rotasi TNI berjalan merata.
 
"Rencananya panglima angkatan darat kan, sebaiknya wakil panglima TNI (dari) angkatan laut, jadi rotasi ketiganya akan bergulir, karena itu kebutuhan yang strategis di alutsista," ujar Bonar.
 
Sebelumnya, posisi wakil panglima TNI dihapus di era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur melalui Keppres tertanggal 20 September 2000. Saat itu, sosok terakhir yang menjabat sebagai wakil panglima adalah Fachrul Razi yang kini menjabat sebagai Menteri Agama.
 
Mantan Panglima TNI Jenderal Moeldoko pada 2015 sempat mengusulkan jabatan wakil panglima dihidupkan kembali ke Presiden Jokowi. Namun, hingga purna tugas, usulan Moeldoko tak mendapatkan jawaban.
 
Presiden Joko Widodo menandatangani Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2019 tentang Susunan Organisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang mengatur soal kembalinya posisi wakil panglima TNI pada 18 Oktober 2019.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif