Ilustrasi demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR. ANT/M Adimaja.
Ilustrasi demonstrasi mahasiswa di depan Gedung DPR. ANT/M Adimaja.

YLBHI Memandang Pelarangan Demonstrasi Inkonstitusional

Nasional demo massa
Faisal Abdalla • 15 Oktober 2019 19:16
Jakarta: Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengkritik larangan demonstrasi hingga pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2019. YLBHI menilai larangan itu inkonstitusional.
 
"Karena hak menyampaikan pendapat atau aksi itu kan dijamin oleh UUD 1945 dan Undang-undang 1998 (UU Nomor 9 tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyatakan Pendapat di Muka Umum)," kata Ketua YLBHI Asfinawati usai diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 15 Oktober 2019.
 
Asfinawati mengatakan aksi massa selama tidak membawa senjata yang membahayakan harus diizinkan. Menurutnya, seluruh lembaga publik termasuk Presiden tak boleh luput dari kritik. Aksi massa yang menyampaikan aspirasi dan kritik tak boleh dilarang sekalipun di momen pelantikan presiden.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau Presiden berjiwa negarawan ya dia akan senang dikritik, karena dia akan mendengar di hari pelantikanya apa sebetulnya yang diinginkan rakyat karena dia memerintah untuk rakyat," ujarnya.
 
Asfinawati mengatakan aspek keamanan tak boleh jadi alasan melarangan demonstrasi. Pemerintah bisa menggunakan cara lain.
 
"Ada banyak teknik, pertama mungkin tempatnya, jaraknya, itu maksimal yang bisa dilakukan apatar, yaitu membatasi jarak orang yang aksi," ujarnya.
 
Aparat keamanan melarang setiap aksi demontrasi yang akan dilakukan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20 Oktober 2019. Tujuannya, menjaga situasi tetap kondusif.
 
Instruksi tersebut sudah diberikan ke Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya. Eko memastikan Polda Metro Jaya tidak akan memproses izin demonstrasi yang diajukan sejak Selasa, 15 Oktober 2019-Minggu, 20 Oktober 2019.
 

(DRI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif