Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM tentang notifikasi dan akses dalam penanganan orang asing. Dok. Istimewa
Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM tentang notifikasi dan akses dalam penanganan orang asing. Dok. Istimewa

Ditjen Protokol Konsuler dan Imigrasi Perkuat Kerja Sama Penanganan WNA

Nasional wna kemenlu dirjen imigrasi
Achmad Zulfikar Fazli • 29 September 2020 20:37
Jakarta: Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM terkait notifikasi dan akses dalam penanganan orang asing. Perjanjian ini melengkapi tiga kerja sama sebelumnya dalam rangka sinkronisasi data dan lalu lintas imigrasi.
 
Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler Andy Rachmianto mengatakan meningkatnya permasalahan dan kompleksitas kasus-kasus pidana umum dan perdata, khususnya yang melibatkan warga negara asing (WNA), membuat penguatan koordinasi dengan kementerian atau lembaga menjadi sebuah kebutuhan. Dengan begitu, data yang diberikan lebih akurat dalam proses pengambilan keputusan.
 
"Kementerian Luar Negeri mengapresiasi kerja sama yang baik selama ini, khususnya dalam penanganan orang asing selama pandemi covid-19," ujar Andy dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa, 29 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Direktur Jenderal Imigrasi, Jhoni Ginting, menekankan pihaknya juga akan terus berusaha menjalin kerja sama yang solid dengan kementerian atau lembaga lain. Hal itu agar data yang diperoleh cepat dan akurat.
 
"Tentunya kita akan terus berusaha untuk menjalin terbinanya koordinasi dan kerja sama yang solid sehingga kecepatan perolehan data untuk mengambil kebijakan yang tepat melalui pertukaran informasi dengan pemangku kepentingan sangatlah penting," ujar Jhoni.
 
 
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif