Ilustrasi. (foto:emirates247.com)
Ilustrasi. (foto:emirates247.com)

Kenali Gejala saat Tubuh Terkontaminasi Racun Sianida

Nasional keracunan Hukum Kasus Pembunuhan
Adri Prima • 04 Mei 2021 16:04
Jakarta: Tewasnya seorang bocah berinisial NFB (10) usai memakan sate yang ditaburi racun Sianida di Bantul, Yogyakarta kini mendapat sorotan publik.
 
Lebih miris lagi, bocah tersebut merupakan korban salah sasaran pelaku perempuan berinisial N yang sebenarnya ingin meracuni teman prianya berinisial T, seorang anggota Polresta Yogyakarta. 
 
Seperti yang pernah diberitakan, Sianida merujuk pada bahan kimia yang memiliki ikatan dengan karbon monoksida dan nitrogen molekuler atau CN. Ada bentuk sianida yang mematikan seperti Natrium Sianida (NaCN), Potasium Sianida (KCN), Hidrogen Sianida (HCN), dan Cyanogen Klorida (CNCl). 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mantan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Prof dr Tjandra Yoga Aditama SpP(K), DTM&H, MARS, DTCE menerangkan, sianida adalah zat beracun yang dapat mengakibatkan kematian dalam waktu beberapa menit saja. 
 
Hidrogen sianida sangat mudah masuk ke dalam saluran pencernaan. Setelah terpapar, sianida langsung masuk ke dalam pembuluh darah. Dalam dosis kecil, sianida akan diubah menjadi tiosianat yang lebih aman dan diekskresikan dari tubuh. Beda halnya jika terpapar dalam dosis besar, akibat yang ditimbulkan bisa fatal sehingga tubuh tidak akan mampu mengeluarkan zat tersebut. 
 
Keracunan sianida berakibat buruk pada sistem kardiovaskuler, termasuk peningkatan resistensi vaskuler dan tekanan darah di dalam otak, sistem pernapasan, serta sistem susunan saraf pusat. Sistem endokrin biasanya juga akan terganggu pada keracunan kronik sianida.
 
"Kematian terjadi jika sianida sudah mengikat bagian aktif enzim sitokrom oksidase yang mengakibatkan terhentinya metabolisme sel secara aerobic serta gangguan respirasi seluler," kata Tjandra Yoga. 
 
Gejala jika tubuh terpapar racun sianida
 
Kemudian bagaimana mengidentifikasi jika tubuh kita terpapar sianida? Hal ini bisa dikenali dengan tanda awal meningkatnya frekuensi pernapasan, nyeri kepala, sesak napas, perubahan perilaku seperti cemas, agitasi, gelisah, berkeringat banyak, warna kulit kemerahan, dan tubuh terasa lemah. Pada beberapa kasus, orang yang keracunan sianida juga mengalami vertigo. 
 
Sementara, kondisi yang mengindikasikan racun sudah bekerja dalam tingkat parah ditandai dengan tremor, aritmia, kejang-kejang, koma, ada penekanan pada pusat pernafasan, gagal nafas sampai henti jantung. 
 
Sebenarnya, sianida dosis rendah dapat ditemukan di lingkungan sehari-hari seperti dari asap rokok, asap kendaraan bermotor, bahan industri dan hasil pertambangan. 
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif