Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

Komnas Pastikan Pengujian Vaksin Sinovac Sesuai Standar Ilmiah

Nasional Virus Korona bpom vaksinasi vaksin covid-19
Cindy • 11 Januari 2021 16:40
Jakarta: Tim Komisi Nasional (Komnas) Penilai Vaksin Covid-19 memastikan pengujian vaksin covid-19 produksi Sinovac telah sesuai standar ilmiah. Pengkajian berdasarkan data uji praklinik, uji klinik fase 1, fase 2, hingga hasil interim uji klinik fase 3.
 
"Baik itu data keamanan, imunogenisitas, serta efikasi yang dilakukan di empat negara, yaitu Indonesia, China, Turki, dan Brasil," kata perwakilan Tim Komnas dan epidemiolog, Jarir At Thobari, dalam konferensi pers secara daring, Senin, 11 Januari 2021.
 
Pengkajian dilakukan Komnas bersama Indonesia Technical Advisory Group for Immunization (ITAGI) dan Perhimpunan Alergi Imunologi Indonesia (Peralmuni). Jarir mengatakan pengkajian data diutamakan pada hasil interim uji klinis fase tiga di Bandung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Breaking News: BPOM Izinkan Pemakaian Darurat Vaksin Sinovac
 
Menurut dia, pengkajian data itu amat penting guna mengetahui keabsahan dan keamanan penggunaan vaksin coronavac pada populasi di Indonesia. Jarir menyebut pengkajian data terhadap uji klinis fase tiga itu membuahkan hasil cukup baik.
 
"Diketahui keamanannya sangat baik dengan frekuensi kejadian ikutan yang rendah dan tidak adanya kejadian ikutan serius yang berhubungan dengan vaksin," beber dia.
 
Jarir menuturkan tingkat imunogenisitas pada hasil interim uji klinis di Bandung masih tinggi. Hasil efikasi sesuai dengan ambang batas yang disyaratkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk penggunaan darurat.
 
"Berdasarkan data tersebut, maka tim ahli yang tergabung dalam Komnas, BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) merekomendasikan emergency use authorization (EUA) untuk vaksin coronavac pada covid-19," kata Jarir.
 
Sementara itu, Presiden Joko Widodo sempat menyebut pemberian vaksin kepada seluruh masyarakat dimulai pada awal 2021. Pemerintah telah memutuskan vaksinasi akan diberikan secara gratis bagi publik.
 
Kepala Negara menyebut vaksinasi akan memulihkan kepercayaan masyarakat mengenai penanganan pandemi covid-19 oleh pemerintah. Vaksinasi juga akan menimbulkan rasa aman di masyarakat sehingga bisa memulihkan kembali perekonomian.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif