ASN Sulteng Mulai Beraktivitas
Aparatur sipil negara (ASN) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) Provinsi Sulawesi Tengah--Medcom.id/Surya Perkasa
Palu: Puluhan aparatur sipil negara (ASN) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) Provinsi Sulawesi Tengah terlihat mengantre di depan kantor. Sebab, ASN diwajibkan mulai beraktivitas hari ini, Senin, 8 Oktober 2018.

Hirwan, salah satu pegawai BPKD berbincang dengan rekannya soal gempa 28 September 2018. "Ada yang sudah masuk dari Senin lalu (1 Oktober 2018). ASN Sulteng sudah apel perdana Kamis (4 Oktober 2018)," kata Hirwan kepada Medcom.id.

Tak lama mengobrol, dia dipanggil untuk mengisi presensi yang ditulis manual. Sekitar pukul 08.15 Wita, apel pagi dimulai dan dipimpin Kepala Bidang Aset BPKD Sulteng Rudi Dewanto.


"Kita harus bekerja dan menjadi pelayan masyarakat sebaik mungkin. Slogan Pemprov Sulteng saat ini adalah Sulteng Bangkit," kata dia.

Baca: ASN Sulteng Wajib Kerja Hari Ini

Masing-masing bidang dan seksi diarahkan mendata posisi karyawan masing-masing. Semua karyawan harus segera bisa diketahui kondisi dan lokasi pengungsian jika terdampak. "Kita harus mengetahui komposisi kita, dan kabar teman-teman kita," kata dia saat memimpin apel.


Aparatur sipil negara (ASN) Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) Provinsi Sulawesi Tengah--Medcom.id/Surya Perkasa.

Kepala BPKD Sulteng Eda Nur Ely yang menjadi pembina apel juga meminta seluruh ASN bekerja semaksimal mungkin. "Walaupun fasilitas belum maksimal dan kita masih digoyang gempa," kata dia.

Dia menyebut seluruh gaji dan honor pegawai kontrak telah dibayarkan untuk memacu perekonomian.

Di kesempatan berbeda, Gubernur Longki Djanggola menyebut ASN mulai diinstruksikan bekerja hari ini. Dia belum bisa menyebut apakah sanksi akan berlaku bagi mereka yang melanggar. "Pelan-pelan. Karena kita tidak bisa paksaan juga karena ini psikologi manusia," papar dia.



(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id