Legislator Dukung Perpanjangan Tanggap Darurat Palu

13 Oktober 2018 09:51 WIB
Gempa Donggala
Legislator Dukung Perpanjangan Tanggap Darurat Palu
Salah satu SPBU yang sudah beroperasi pascagempa di Sulawesi Tengah. Foto: Istimewa
Jakarta: Legislator mendukung perpanjangan tanggap darurat bencana di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah. Sejauh ini pemerintah dinilai sudah bekerja optimal memulihkan kondisi terdampak musibah. 

“Perpanjangan masa tanggap darurat memang tergantung kondisi dan kebutuhan di lapangan. Tetapi bagaimana pun, kita apresiasi pemerintah karena pada dua minggu pertama sudah sangat sigap. Termasuk Pertamina yang bisa memulihkan kebutuhan dasar bagi masyarakat seperti BBM,” kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR Deding Ishak Ibnu Sudja, melalui keterangan tertulis, Sabtu, 13 Oktober 2018.

Menurut Deding, upaya pemerintah dan Pertamina dalam memulihkan pasokan BBM tergolong cepat. Saat awal musibah, BBM sulit diperoleh, namun berangsur-angsur membaik. Dan dalam waktu dua pekan pasokan BBM sudah pulih sekitar 80 persen. Sebanyak 15 dari 17 SPBU di Palu sudah beroperasi dengan 10 di antaranya buka 24 jam. 


“Artinya, pemulihan yang dilakukan sangat baik. Akselerasi yang dilakukan kementerian dan Pertamina sudah bagus,” kata Deding. 

Deding berharap perpanjangan waktu tanggap darurat bisa dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mempercepat pemulihan. Termasuk memperbaiki infrastruktur seperti terminal BBM di Donggala dan beberapa SPBU yang masih rusak. Menurutnya, perbaikan itu sangat penting agar saat memasuki tahap rekonstruksi, pasokan BBM benar-benar sudah pulih 100 persen. 

Pemerintah memutuskan memperpanjang masa tanggap darurat akibat musibah bencana gempa, tsunami, dan likuefaksi di Sulawesi Tengah. Keputusan perpanjangan tanggap darurat hingga 26 Oktober tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola. Perpanjangan disebabkan masih banyaknya pekerjaan kedaruratan yang perlu ditangani.





(UWA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id