Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan ikut terkana getah kasus dugaan penipuan dan pencucian uang berkedok trading Quotex Doni Salmanan. Metro TV
Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan ikut terkana getah kasus dugaan penipuan dan pencucian uang berkedok trading Quotex Doni Salmanan. Metro TV

Metro Hari Ini

Plt Bupati Bandung Barat 'Kena Getah' Doni Salmanan

MetroTV • 20 Maret 2022 22:22
Bandung Barat: Pelaksana tugas (Plt) Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan ikut terkana getah kasus dugaan penipuan dan pencucian uang berkedok trading Quotex Doni Salmanan. Pasalnya, Doni sempat mengirimkan bantuan kepada Kabupaten Bandung Barat berupa 600 paket sembako.
 
“Langsung dari pihak Kang Doni ke provinsi, hadir Pak Gub (Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil). Kata Pak Gub, satu buat KBB (Kabupaten Bandung Barat). Ya alhamdulillah. Kita kan dapat manfaat, ya alhamdulillah,” ujar Hengky dalam program Metro Hari Ini di Metro TV, Minggu, 20 Maret 2022. 
 
Penyaluran bantuan ini sempat diunggah di Instagram milik Hengky. Dalam video tersebut Hengky langsung memberikan paket bantuan itu kepada perwakilan buruh yang ada di Kabupaten Bandung Barat. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengetahui dugaan kasus TPPU dan penipuan yang menjerat Doni Salmanan, Hengky pun mengaku siap untuk dipanggil dan diperiksa oleh Bareskrim Polri. “Kalau ada hal-hal yang dimintai keterangan, sebagai warga negara yang baik, kami siap memberikan keterangan,” kata Hengky.
 
Sebelumnya, Doni Salmanan juga diketahui telah memberikan 3.000 paket sembako secara simbolis ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Ribuan paket sembako itu kemudian dibagikan ke warga Bandung Raya yang terdampak Covid-19.
 
Bareskrim Polri pun menyebutkan akan terus mendalami dugaan kasus penipuan dan pencucian uang berkedok trading ini dan akan mengejar pihak terkait beserta aliran dananya. (Fatha Annisa)
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif