Warga berbelanja pakaian yang dijual pedagang kaki lima di atas trotoar Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Senin, 18 Mei 2020. Foto: Antara/Aditya Pradana Putra
Warga berbelanja pakaian yang dijual pedagang kaki lima di atas trotoar Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta, Senin, 18 Mei 2020. Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

Publik Diminta Berani Tegur Pembuat Kerumunan

Nasional Virus Korona
Candra Yuri Nuralam • 20 Mei 2020 22:19
Jakarta: Pemerintah meminta masyarakat berani menegur pembuat kerumunan di sekitarnya. Langkah itu dianggap menjadi sikap patriot di tengah wabah virus korona (covid-19).
 
"Itu harus dilakukan di berbagai tempat, apakah di bandara, di mana saja," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, dalam telekonferensi di Jakarta, Rabu 20 Mei 2020.
 
Menurut dia, keramaian kerap terjadi karena tak ada yang berani mengingatkan sesamanya. Lama-kelamaan, keramaian menjadi hal biasa di tengah wabah virus korona. Tentunya, kata dia, hal itu tidak benar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Publik Diminta Berani Tegur Pembuat Kerumunan
 
Baca: 70.448 Orang Melanggar PSBB Jakarta
 
"Di antara masyarakat kita diharapkana ada yang berani mengingatkan," ujar Doni.
 
Kesadaran masyarakat sangat diharapkan pemerintah dalam menegur pembuat keramaian di lingkungannya. Bantuan dari masyarakat untuk menegur sangat berarti bagi pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus korona.
 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini.
 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif