Para WNI yang dikarantina di Natuna. Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Para WNI yang dikarantina di Natuna. Foto: Antara/Muhammad Adimaja

Pemda Dampingi Pemulangan 285 WNI

Nasional Virus Korona virus corona
Anggi Tondi Martaon • 15 Februari 2020 14:36
Jakarta: Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, telah meminta pemerintah daerah memantau pemulangan warga peserta observasi dari Natuna ke Jakarta. Pemda akan mengawal para Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Tiongkok ini hingga ke daerah.
 
"Mereka sudah dikumpulkan oleh Mendagri untuk dibriefing dan disiapkan untuk menerima dan kemudian sepenuhnya diserahkan ke Pemda," kata Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Achmad Yurianto saat dihubungi, Sabtu, 15 Februari 2020.
 
Menurutnya, berbagai skema pemulangan bakal dilakukan oleh pemda terkait. Tak semuanya akan pulang dari Jakarta hari ini. Sebab moda umum yang digunkan untuk pulang juga beragam.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ada beberapa pemda yang hari itu juga langsung dibawa ke Soetta melanjutkan penerbangan. Ada yang diantar ke Halim yang penerbangan umum melanjutkan pesawat. Ada juga yang ke Gambir untuk naik kereta," kata dia.
 
Pemda Dampingi Pemulangan 285 WNI
Ilustrasi-Antara
 
Selain itu, ada pula peserta observasi yang menginap di Jakarta. Mereka akan melanjutkan perjalanan pada Minggu, 16 Februari 2020.
 
"Karena yang penerbangan ke Papua, Papua Barat, Aceh akan dilaksanakan besoknya," ungkap dia.
 
Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, menegaskan pemulangan warga peserta observasi di Natuna. Menurut dia, pemerintah tidak menargetkan semuanya langsung melanjutkan perjalanan pada hari ini.
 
"Semua by request dari masing-masing anak tersebut. Dengan by request terserah mereka mau bahagianya seperti apa. Kita jangan menghalangi kemerdekaan mereka. Dia mau minta seperti apa," ungkap dia.
 
Senada, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Doni Monardo, memastikan kemudahan bagi para WNI itu. Termasuk mengantarkan mereka dari bandara di daerah ke rumah masing-masing.
 
"Mereka dibekali biaya transportasi Rp1 juta perorang jadi dijamin sampai rumah selamat," kata Doni.
 
Sebanyak 285 orang yang bakal dipulangkan terdiri dari 238 WNI yang dievakuasi dari Provinsi Hubei, Tiongkok, 1 WNA (suami dari WNI), 5 anggota tim pendahulu KBRI Beijing. Sisanya 42 orang yakni dari tim penjemput termasuk kru pesawat dan petugas kesehatan.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif