Salah satu lokasi terdampak tsunami di Selat Sunda/MI/Susanto
Salah satu lokasi terdampak tsunami di Selat Sunda/MI/Susanto

Tim Polri Fokus Mengevakuasi Korban di Sepanjang Pantai

Nasional Tsunami di Selat Sunda
Dian Ihsan Siregar • 24 Desember 2018 13:13
Jakarta: Sebanyak 1.500 personel Polri diterjunkan ke lokasi bencana tsunami di Banten dan Lampung. Mereka ditugaskan membantu evakuasi korban.

"Fokus utama kami hari ketiga pasca tsunami yaitu tetap masih fokus evakuasi korban yang masih ada di sepanjang pantai," kata  ‎Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 24 Desember 2018.

Baca: Tsunami, 817 Rumah di Banten-Lampung Rusak

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Mereka juga berusaha menembus daerah pelosok yang belum terjangkau tim evakuasi. Personel Polri menerobos hingga pelosok Pandeglang dan sekitarnya. "Kami akan evakuasi terus menerus, baik meninggal dunia dan luka-luka. Itu kami maksimalkan, itu yang akan kami lakukan sebagai pertolongan utama," tegas dia.

Pendataan kerugian material berupa rumah, fasilitas umum, hotel, dan tempat ibadah juga mulai dilakukan. Dedi menjelaskan data akan terus bertambah.

Baca: Jokowi Besuk Korban Tsunami

Polri juga masih terus mengidentifikasi korban baik di Banten maupun Lampung. Data yang terus bertambah akan disamakan dengan milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Tsunami di Selat Sunda menerjang pesisir Banten dan Lampung Selatan Sabtu, 22 Desember 2018 malam. Hingga pukul 07.00 WIB, 281 orang tercatat meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka, 57 orang hilang dan 11.687 orang mengungsi.

Kerusakan fisik meliputi 611 unit rumah rusak, 69 unit hotel-vila rusak, 60 warung-toko rusak, dan 420 perahu-kapal rusak. Korban dan kerusakan ini terdapat di 5 kabupaten terdampak, yaitu Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran.




(OJE)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi