Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan duka cita dan belasungkawa terhadap seluruh korban bencana tsunami si Selat Sunda. Foto: Breaking News Metro TV.
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan duka cita dan belasungkawa terhadap seluruh korban bencana tsunami si Selat Sunda. Foto: Breaking News Metro TV.

Pemerintah Sampaikan Duka atas Bencana Tsunami di Selat Sunda

Nasional Tsunami di Selat Sunda
Husen Miftahudin • 23 Desember 2018 13:53
Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla menyampaikan duka cita atas musibah tsunami di perairan Selat Sunda. Bencana tsunami yang menerjang beberapa pantai di Kabupaten Pandeglang, Serang, dan Kabupaten Lampung Selatan itu menyebabkan 62 orang meninggal dunia.
 
"Pemerintah tentu dalam hal ini menyampaikan turut berduka cita dan belasungkawa kepada seluruh korban," ujar Kalla usai menggelar rapat penanggulangan tsunami Selat Sunda yang disiarkan Breaking News Metro TV, Jakarta, Minggu, 23 Desember 2018.
 
Pemerintah memastikan akan segera melakukan penanggulangan terhadap seluruh korban dan lokasi yang terdampak tsunami. Termasuk melakukan antisipasi terhadap perkiraan tsunami susulan yang diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tentu hal seperti itu dari hari ke hari akan bertambah yang diketemukan orang hilang dan yang meninggal. Kita harus siap dengan apa yang terjadi," ungkapnya.
 
Baca juga: Kalla Pimpin Rapat Penanggulangan Tsunami Selat Sunda
 
Jusuf Kalla memimpin rapat penanggulangan bencana tsunami Selat Sunda di VVIP Room Suma 1 Lanud Halim Perdanakusuma. Hadir dalam rapat tersebut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin,Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, dan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Danis Hidayat Sumadilaga.
 
Wapres dijadwalkan meninjau lokasi bencana dengan menggunakan helikopter dari TNI Angkatan Darat dari Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta pada Minggu siang.
 
Presiden Joko Widodo sebelumnya meminta upaya tanggap darurat terhadap korban tsunami di Selat Sunda dilakukan secara cepat. Ia pun memerintahkan Kepala BNPB Laksamana Muda TNI Willem Rampangilei, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Menteri Sosial (Mensos) Agus Gumiwang untuk segera menangani langsung korban dan dampak tsunami tersebut.
 
"Kita ingin ada tanggap darurat ini dikerjakan di lapangan dengan cepat dan sebaik-baiknya. Semua sudah bergerak di lapangan," tegas Jokowi di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Minggu, 23 Desember 2018.
 
Baca juga: Jokowi Minta Tanggap Darurat Dikerjakan dengan Cepat
 
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho melaporkan informasi terbaru mengenai bencana tsunami yang menerjang Selat Sunda. Berdasarkan data BNPB hingga pukul 10.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia sebanyak 62 orang.
 
"Korban luka-luka 584 orang, hilang 20 orang. Kemudian terdapat 430 unit rumah rusak berat, 9 unit hotel rusak berat, dan 10 kapal rusak berat," ujar Sutopo dalam keterangan resminya, Jakarta, Minggu, 23 Desember 2018.
 

 

(HUS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif