Ilustrasi: Medcom.id
Ilustrasi: Medcom.id

KPC-PEN: Vaksinasi Gotong Royong Percepat Keluar dari Pandemi

Nasional Virus Korona vaksinasi covid-19 pandemi covid-19 vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Satu Tahun Covid-19
Antara • 27 Februari 2021 01:40
Jakarta: Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) menyampaikan vaksinasi gotong-royong atau vaksinasi mandiri dapat mempercepat Indonesia keluar dari pandemi. Vaksinasi itu ditujukan memutus rantai penyebaran covid-19.
 
"Membangun kekebalan kelompok, yaitu sekitar 70 persen dari jumlah penduduk atau 181,5 juta orang. Semakin itu cepat terbangun, tentu akan semakin baik untuk mengeluarkan kita dari situasi pandemi ini," ujar Koordinator PMO Komunikasi Publik KPC-PEN, Arya Sinulingga, di Jakarta, Jumat, 26 Februari 2021.
 
Menurut dia, semakin cepat kekebalan kelompok terbentuk, semakin baik bagi masyarakat. Dia menilai usulan yang dapat mengakselerasi program vaksinasi tanpa menambah beban anggaran negara itu patut disambut baik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Vaksinasi gotong royong dilakukan perusahaan swasta kepada karyawan dan buruh secara gratis. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19 juga mengatur vaksinasi gotong royong.
 
Baca: Kasus Covid-19 di Jakarta Bertambah 1.661
 
"Melalui peraturan ini inisiatif tersebut telah terakomodasi dengan disertai aturan-aturan detilnya yang dipastikan tidak akan bentrok dengan vaksin program pemerintah. Justru ini adalah upaya paralel yang saling melengkapi dan menguatkan," ujar Staf Khusus Menteri BUMN itu.
 
Dia menekankan vaksinasi gotong royong tidak mengganggu program dari pemerintah. Vaksinasi covid-19 yang sudah berjalan tetap sesuai jadwal. Ia mengatakan Kementerian BUMN sebagai leading sector juga akan memastikan vaksin gotong royong berjalan lancar.
 
"Jadi tidak ada perubahan sama sekali dari jadwal yang telah ditentukan dan tidak juga mengubah mana yang jadi prioritas pemerintah," ucap dia.

 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif