Tangkapan layar Metro TV
Tangkapan layar Metro TV

Pengamat: Infrastruktur Baik Faktor Penentu Lancar Mudik

Antara • 23 Mei 2022 18:50
Jakarta: Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mengapresiasi pemerintah yang menurutnya berhasil menangani mudik Lebaran tahun ini. Menurutnya, kesiapan infrastruktur darat sangat memengaruhi kelancaran lalu lintas mudik.
 
"Mudik relatif berhasil. Pengaruh infrastruktur darat cukup besar. Infrastruktur berhasil memberikan kemanfaatan bagi masyarakat, sehingga mudik tidak menimbulkan kemacetan berhari-hari," kata Trubus, Senin, 23 Mei 2022. 
 
Padahal, kata Trubus, animo masyarakat untuk merayakan Lebaran di kampung amat tinggi setelah dua tahun tertahan akibat pandemi covid-19. Dia mengakui di beberapa titik masih ada kemacetan, tapi bisa cepat diurai. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Keamanan juga relatif baik. Mudik tahun ini juga minim kecelakaan," ujarnya.
  
Pernyataan Trubus tersebut menanggapi hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) terhadap kinerja Presiden Joko Widodo. Survei pada 10-12 Mei 2022 melibatkan 1.245 responden. Sebanyak 76,7 persen responden mengaku sangat dan cukup puas dengan kinerja Jokowi.
 
Meningkatnya kepuasan publik terhadap kinerja Presiden didorong keberhasilan penanganan covid-19 dan penyelenggaraan mudik. Sebanyak 74,6 persen responden puas dengan penanganan pandemi, 88 persen responden puas dengan pelayanan moda transportasi umum saat mudik.
 
Dari sisi penanganan covid-19, Trubus juga mengapresiasi pemerintah. "Penanganan pandemi relatif berhasil. Kalau dibandingkan negara lain, bahkan Amerika, beberapa negara Eropa, China, dan Malaysia, kita lebih baik," kata Trubus.
 
Menurut Trubus, kemungkinan ada faktor nonhuman sehingga pandemi di Indonesia lebih terkendali dibandingkan negara lain. Namun, dia menegaskan kebijakan penanganan pandemi yang Presiden Joko Widodo buat jauh lebih baik.
 
"Kita tidak menerapkan lockdown. Pemulihan ekonomi relatif berjalan. Strategi berjalan. Dari dalam diri masyarakat juga ingin segera mengakhiri covid-19. Jadi relatif berhasil," katanya.
 
Baca: Kesuksesan Mudik 2022 Jadi Role Model
 
Trubus juga mengatakan keberhasilan penanganan pandemi juga terkait keberanian Presiden mendatangkan vaksin Sinovac yang saat itu banyak diragukan. Bahkan, Presiden menjadi orang pertama yang mendapatkan vaksin.
 
"Jadi, ada asas kepatuhan publik terhadap pemimpin yang bisa dipercaya," katanya.
 
Dia mengakui ada sebagian masyarakat yang menolak vaksin. Pemerintah lantas mengambil kebijakan memberikan vaksin secara gratis. 
 
"Sehingga masyarakat tidak terbebani. Itu yang mendorong masyarakat melakukan vaksin. Kita juga ketat menerapkan peraturan untuk pelaku perjalanan. Dan itu bisa dianggap berhasil," katanya.
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif