Sejumlah personel Brimob memblokade jalan ketika berlangsungnya aksi penolakan hasil keputusan KPU pada Pilpres 2019 di sekitar Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Rabu (22/5/2019). ANTARA FOTO/ Saptono.
Sejumlah personel Brimob memblokade jalan ketika berlangsungnya aksi penolakan hasil keputusan KPU pada Pilpres 2019 di sekitar Jalan MH. Thamrin, Jakarta, Rabu (22/5/2019). ANTARA FOTO/ Saptono.

Jokowi-Prabowo Dinilai Perlu Segera Bertemu

Nasional Demo Massa Penolak Pemilu
Arga sumantri • 22 Mei 2019 19:54
Jakarta: Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding menilai perlu ada langkah dari kandidat Pilpres 2019 untuk menyejukkan suasana politik. Karding berharap Jokowi dan Prabowo Subianto segera bertemu untuk menenangkan massa yang masih berkumpul di Jakarta.
 
"Agar aman, maka perlu pertemuan dengan tokoh. Salah satunya pertemun Pak Prabowo dengan Pak Jokowi," kata Karding saat dihubungi, Rabu, 22 Mei 2019.
 
Karding menjelaskan, dalam situasi saat ini juga tokoh-tokoh nasional perlu ikut menurunkan tensi politik Tanah Air. Pernyataan-pernyataan tokoh nasional jangan justru memprovokasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Semua pihak, kan demokrasi sudah selesai. Sudah menempuh ke MK (Mahkamah Konstitusi). Sekarang bersatu saja agar aman," jelas Karding.
 
Kemudian, menurut Karding, seluruh pihak juga harus mampu menahan diri. Ketidakpuasan atas hasil Pemilu diminta menunggu proses yang konstitusional. "Menunggu langkah ke MK. Jadi tidak perlu ada demonstrasi lagi," ucap Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.
 
Hingga saat ini demonstrasi penolakan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 masih terjadi di depan Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat.
 

(DEN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif