Tim UNS. Foto: Istimewa
Tim UNS. Foto: Istimewa

UNS Bantu Korban Longsor Bogor

Nasional bencana longsor
Intan Yunelia • 19 Januari 2020 04:07
Jakarta: Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali mengirimkan tim medis ke lokasi terdampak bencana longsor di Desa Sipayung, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Tim tersebut diberangkatkan pada Jumat, 17 Januari 2020.
 
"Kita sesuai dengan assessment dari tim kita yang di sana (Desa Sipayung) di gelombang I. Dari data assessment itu memang sudah muncul permasalahan kesehatan sehingga kita lebih fokus kekesehatan," kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Kuncoro Diharjo dalamsiaran pers yang diterima Medcom.id, Sabtu, 18 Januari 2020.
 
Dalam gelombang II ini UNS memberangkatkan 2 dokter penyakit dalam, 1 psikiater, 1 dokter penyakit kulit, 1 dokter umum dan 2 Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Vagus Fakultas Kedokteran (FK) UNS. UNS telah memberangkatkan tim UNS gelombang I pada 11 Januari 2020 lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


UNS terus memantau perkembangan tim dan kondisi di lapangan. Hal tersebut dimaksudkan agar UNS dapat terus mengecek kesiapan anggota tim medis, stok obat-obatan, peralatan, hingga perkembangan mengenai kondisi masyarakat terdampak bencana.
 
Kuncoro menjelaskan bahwa intensitas pengungsi yang datang berobat ke posko kesehatan UNS di Desa Sipayung semakin meningkat. Melalui data terbaru yang diberikan oleh tim medis UNS, saat ini jumlah pengungsi yang datang berobat bisa mencapai ratusan dalam 1 hari.
 
“Posko utama di Sipayung akhir-akhir ini mencapai 269 orang dalam 1 hari. Tim UNS melayani sampai jam 10 malam. Dan, nantinya juga akan ada dokter yang juga alumnus UNS akan berangkat dari Jakarta malam ini”paparnya.
 
Akibat dari membludaknya jumlah pengungsi, stok obat milik tim medis UNS di Desa Sipayung sempat menipis. Namun, Kuncoro mengatakan bahwa kekhawatiran menipisnya stok obat telah teratasi melalui bantuan yang diberikan langsung oleh RS Al Mintohardjo, Jakarta.
 
“Stok obat di gelombang I sudah menipis. Kami juga bekerjasama dengan alumnus UNS, Kolonel Laut (K) dr. Wiweka, MARS yang merupakan Direktur RS Al Mintohardjo untuk dibantu obat-obatan pada hari Senin," tuturnya.
 
Dengan diperpanjangnya masa tanggap darurat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor selama 14 hari kedepan, Kuncoro berharap agar tim medis di UNS dapat terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat terdampak bencana hingga kondisi mulai pulih dan stabil.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif