Ilustrasi bencana banjir. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi bencana banjir. Medcom.id/M Rizal

1.549 Bencana Alam Melanda Indonesia Hingga Juni 2020

Nasional bencana alam
Fachri Audhia Hafiez • 01 Juli 2020 06:28
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 1.549 bencana alam terjadi hingga akhir Juni 2020. Bencana hidrometeorologi mendominasi sepanjang enam bulan terakhir.
 
"Jumlah kejadian bencana tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya 2019 pada periode yang sama," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati, dalam keterangan tertulis, Rabu, 1 Juli 2020.
 
Perhitungan dari awal Januari 2019 hingga 29 Juni 2019, jumlah kejadian bencana mencapai 2.229 kali. Sedangkan pada 2020 terjadi 1.549 bencana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini berarti mengalami penurunan kejadian sekitar 30,5 persen," ungkap Jati.
 
Tren penurunan lainnya juga terjadi pada parameter lain seperti jumlah korban meninggal dunia dan hilang, luka-luka, menderita atau mengungsi, serta rumah rusak. Kemudian korban meninggal dunia dan hilang pada hingga akhir bulan 2020 tercatat 206 orang, sedangkan pada 2019 sejumlah 479 orang.
 
"Persentase penurunan jumlah korban meninggal dunia dan hilang hingga 57 persen," ujar Jati.

Dominasi bencana hidrometeorologi

Jati mengatakan, 99 persen bencana alam yang terjadi pada semester I 2020 merupakan bencana hidrometeorologi. Bencana yang dimaksud seperti banjir, tanah longsor dan angin puting beliung.
 
Rincian jumlah kejadian bencana pada kurun waktu tersebut yakni banjir 620 kejadian, puting beliung 425, tanah longsor 330, kebakaran hutan dan lahan 139, gelombang pasang atau abrasi 21, gempa bumi 10, erupsi gunung api 3 dan kekeringan 1.
 
Sebaran kejadian bencana itu terjadi di lima wilayah administrasi. Jawa Tengah menempati urutan pertama provinsi dengan 332 kejadian bencana alam. Menyusul Jawa Barat 290 kejadian bencana alam, Jawa Timur 205, Aceh 151 dan Sulawesi Selatan 86.
 
"Kejadian tersebut mengakibatkan korban meninggal 198 jiwa, hilang 8, luka-luka 273 dan mengungsi 2,3 juta. Sedangkan dampak material, bencana alam mengakibatkan kerusakan rumah 21.496 unit, peribadatan 430, pendidikan 382, kesehatan 67," beber Jati.
 

(SUR)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif