Penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus korona di salah satu stasiun MRT Jakarta, Minggu, 11 Maret 2020. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus korona di salah satu stasiun MRT Jakarta, Minggu, 11 Maret 2020. Foto: Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

PMI Semprot Disinfektan di Enam Ribu Titik

Nasional Virus Korona
Sri Yanti Nainggolan • 29 Maret 2020 00:37
Jakarta: Palang Merah Indonesia (PMI) terus menyemprot disinfektan dalam mitigasi penyebaran virus korona (covid-19). Cairan kimia pembasmi kuman penyakit itu sudah disemprot di 6.839 titik pada 131 kabupaten/kota di 26 provinsi hingga Jumat, 27 Maret 2020.
 
"Kami berharap kegiatan ini akan banyak diikuti oleh kelompok masyarakat lainnya," kata Ketua Umum PMI Jusuf Kalla dalam keterangan tertulis, Sabtu, 28 Maret 2020.
 
Menurut dia, penyemprotan difokuskan di rumah ibadah, sekolah, pasar, perkantoran, dan gedung pemerintahan. DKI Jakarta, sebagai episentrum penyebaran covid-19, menjadi target penyemprotan secara massal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyemprotan dilakukan pada 600 titik per hari. Sekitar 1.500 titik di Jakarta telah disterilkan dengan mengerahkan sekitar 3.000 relawan hingga Jumat kemarin.
 
Sebanyak 10 sepeda motor roda tiga beserta peralatan penyemprotan dan alat pelindung diri (APD) sudah dikirim untuk relawan PMI di DKI. Kendaraan ini digunakan sebagai alat transportasi untuk membawa peralatan penyemprotan.
 
PMI juga membuat gudang darurat untuk penanganan covid-19 di halaman Gedung Smesco, Jakarta. Gudang logistik ini menampung berbagai sarana dan prasarana pendukung penanganan covid-19 dari PMI. Fasilitas ini menyimpan 120 mobil tangki air yang dimodifikasi menjadi kendaraan penyemprotan, 230 pikap, serta peralatan penyemprotan dan cairan disinfektan.
 
Sementara itu, kasus positif covid-19 di Indonesia masih terus meningkat. Ada penambahan 109 kasus baru sehingga pasien positif menjadi 1.155 per Sabtu, 29 Maret 2020.
 
PMI Semprot Disinfektan di Enam Ribu Titik
 
Baca: Pemerintah Didesak Terbitkan Aturan Main Karantina Wilayah
 
Sebanyak 59 berhasil sembuh dari penyakit dengan gejala, flu, demam, dan sesak napas ini. Di sisi lain, virus korona menyebabkan 102 kematian di Tanah Air.
 
Kasus positif terbanyak berada di DKI Jakarta. Data situs corona.jakarta.go.id menyebut ada 603 pasien korona di Ibu Kota.
 
Sebanyak 364 orang dirawat di rumah sakit, sedangkan 134 lainnya isolasi mandiri. Jumlah pasien sembuh di Jakarta mencapai 43 dan yang meninggal 62 orang.
 

(OGI)

LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif