Bahar tak Sudi Minta Maaf ke Jokowi

Marcheilla Ariesta 02 Desember 2018 20:48 WIB
ujaran kebencian
Bahar tak Sudi Minta Maaf ke Jokowi
Habib Bahar Bin Smith. Foto: Akun Facebook Habib Bahar Bin Smith
Jakarta: Bahar bin Smith mengaku tidak akan meminta maaf karena menyebut Presiden Joko Widodo banci. Dia juga tak gentar meski dilaporkan pendukung Jokowi ke Polisi.

"Jika kalian merasa itu kesalahan, saya Habib Bahar bin Smith tidak akan meminta maaf dari kesalahan itu. Saya lebih memilih busuk dalam penjara daripada minta maaf," kata Bahar di reuni akbar alumni 212, Monas, Jakarta, Minggu, 2 Desember 2018.

Bahar meminta peserta reuni akbar alumni 212 untuk tetap berjuang membela rakyat yang kesusahan dan kelaparan. Sekalipun, kelak dirinya ditangkap polisi.


"Berjanjilah kalian, jangan pernah padamkan api perjuangan. Siap meneruskan perjuangan?" teriak dia dari panggung.

Para massa pun merespons ucapan Bahar tersebut dengan takbir. "Allahuakbar."

Baca: Habib Bahar Dilaporkan ke Polda Metro

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Jokowi Mania (Jo-Man) Jakarta melaporkan Bahar atas kasus dugaan penghinaan ke Presiden Jokowi. Penghinaan diduga dilakukan saat Bahar berceramah.

"Hari ini kami melaporkan Habib Bahar Bin Smith atas kasus ujaran kebencian melalui video ceramah pada tanggal 17 November 2018 dalam acara Maulid Nabi itu di Darussalam Satu Batu Ceper Tangerang," ucap Ketua DPD Jo-Man DKI Jakarta, Rahmat ditemui di Polda Metro Jaya, Rabu, 28 November 2018.

Dia menyebut pada video berdurasi satu menit, Bahar selalu menghina dan melecehkan Jokowi. Ujaran kebencian itu dinilai sangat tidak pantas diungkapkan ke masyarakat luas.

"Dengan melihat video sudah kita dapat buktinya. Makanya kita laporkan hari ini bersama barang bukti yang ada, yakni video selama 60 detik yang kita simpan di flashdisk yang kita bawa ini," ungkap dia.
 



(AZF)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id