Kearifan Lokal Efektif Menangkal Paham Radikal

Media Indonesia 30 November 2018 08:37 WIB
radikalisme
Kearifan Lokal Efektif Menangkal Paham Radikal
Mahasiswa Universitas Nusa Cendana Kupang, Nusa Tenggara Timur membawa spanduk bertuliskan NKRI Harga Mati dalam deklarasi menolak paham radikalisme masuk kampus. Foto: MI/Palce Amalo
Jakarta: Kearifan lokal dinilai efektif untuk menangkal paham radikalisme. Kearifan lokal juga dipercaya menjadi tameng bagi generasi milenial dari serangan paham radikal.
 
Tim Reviewer  Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Farhan Muntafa mengatakan, pihak telah melakukan survei di setiap provinsi bersama pemerintah daerah, tokoh budaya, tokoh agama, dan akademisi. Hasilnya, dalam kehidupan masyarakat, kearifan lokal masih memegang perananan penting.
 
"Kepercayaan masyarakat terhadap kearifan lokal untuk menangkal radikalisme pada skor 63,60%," kata Farhan dikutip dari Media Indonesia, Jumat, 30 November 2018..

Baca: Menristekdikti Minta Seluruh Rektor Profiling Dosen dan Mahasiswa

Meski demikian, kearifan lokal tersebut menurut Farhan hanya terpaku kepada pengetahuan masyarakat, tapi minim implementasi dalam kehidupan sehari-hari. Ini yang kemudian menjadi perhatian BNPT untuk mengajak pemangku kebijakan di daerah untuk lebih bergerak mengenalkan kearifan lokal.
 
"Justru masalahnya ketika di-tanya kearifan lokal itu apa, kebanyakan (mereka) bingung menjelaskannya,'' katanya.
 
Selain itu, penanaman nilai kearifan lokal pada generasi penerus juga berada pada angka yang relatif rendah, yakni 30,09%. Serta, sosialisasi mengenai kearifan lokal itu juga cenderung rendah, yakni berada di skor 28,3%.






(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id