Ilustrasi. Foto: Antara
Ilustrasi. Foto: Antara

Menkes Budi Memohon Pemilik RS Tambah Kamar Khusus Pasien Covid-19

Nasional Virus Korona rumah sakit rujukan covid-19
Fachri Audhia Hafiez • 11 Januari 2021 14:52
Jakarta: Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin minta agar pemilik rumah sakit (RS) menambah jumlah kamar untuk pasien covid-19 yang memerlukan perawatan. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan pasien pascalibur Tahun Baru 2021 yang masih berlanjut.
 
"Saya minta cara yang paling cepat untuk menambah jumlah kamar. Mengantisipasi puluhan ribu pasien baru yang akan masuk, saya minta tolong," kata Budi melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 11 Januari 2021.
 
Budi mengaku telah berkoordinasi terkait hal itu dengan sejumlah direktur dan pemilik rumah sakit. Dia berharap ada tindak lanjut dari upaya itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut pengamatannya, rasio keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) di setiap rumah sakit terhitung rendah. Namun anehnya, pasien covid-19 tidak bisa masuk. Hal ini disebabkan kapasitas rumah sakit untuk menampung pasien covid-19 dibatasi. 
 
"Contohnya rumah sakit punya 100 kamar. Dari jumlah itu yang dialokasikan buat pasien covid-19 hanya 10 kamar. Jadi, otomatis kosong BOR-nya, tetapi kalau (pasien) covid-19 untuk masuk tidak bisa karena tempatnya cuma 10," terang Budi.
 
Budi memprediksi lonjakan pasien covid-19 masih akan terjadi beberapa pekan ke depan. Ini sebagai imbas libur Tahun Baru 2021. Menurutnya, butuh penambahan sekitar 36 ribu tempat tidur. 
 
Baca: Ruang Rawat Pasien Covid-19 di Jatim Terisi 70%
 
Kondisi ini berdasarkan data harian kasus aktif. Selain itu, ada peningkatan signifikan kasus aktif per November sebanyak 50 ribu dan kini menyentuh 120 ribu.
 
"Di bulan November kita hanya butuh 15 ribu atau 30% dari 50 ribu tempat tidur. Sekarang, butuhnya 36 ribu atau 30% dari 120 ribu (kasus aktif). Jadi, dalam satu bulan kita harus menambah jumlah tempat tidur untuk pasien covid-19 dari 15 ribu ke 36 ribu," ujar Budi.
 
(UWA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif