Sejumlah pekerja beristirahat di ruko rest area Tol Trans Jawa Km 487 ruas Semarang-Solo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (24/5/2019) - ANT Aloysius Jarot Nugroho
Sejumlah pekerja beristirahat di ruko rest area Tol Trans Jawa Km 487 ruas Semarang-Solo, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (24/5/2019) - ANT Aloysius Jarot Nugroho

YLKI Kritisi Rest Area Sepanjang Tol Trans Jawa

Nasional Mudik Lebaran 2019
Ilham Pratama Putra • 26 Mei 2019 10:32
Jakarta: Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengkritisi kondisi area peristirahatan atau rest area di sepanjang Tol Trans Jawa. Pengurus Harian YLKI, Sudaryatmo, mengatakan rest area minim kualitas maupun kuantitas.
 
"Dari KM 28 ke arah Surabaya itu rest area jauh. Jarak rest area sekitar 100 kilometer," ujar Sudaryatmo di Gado-gado Boplo, Jakarta Pusat, Sabtu, 25 Mei 2019.
 
Dia mengatakan setidaknya jalan tol harus memiliki rest area per 50 kilometer. Hal ini sesuai Undang-undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Undang-undang menyebut penyelenggara jalan tol wajib melengkapi rest area dengan fasilitas yang dibutuhkan pengendara. Menurut Sudaryatmo, jumlah toilet rest area, khususnya toilet perempuan, harus lebih banyak dari toilet laki-laki.
 
"Mereka desain jumlah toilet laki-laki dan perempuan sama. Padahal kebutuhannya beda," ucap dia.
 
Sebagai langkah antisipasi pada masa angkutan Lebaran 2019, ia meminta, pemerintah menyediakan toilet portabel. Upaya itu dilakukan untuk menghindari antrean panjang toilet.
 
(Baca juga:Pertamina Siapkan Enam Kali Lipat SPBU di Tol Trans Jawa)
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif