Situs web PN Jakarta Pusat. Foto: Medcom.id
Situs web PN Jakarta Pusat. Foto: Medcom.id

Peretasan Web PN Jakpus Merugikan Lutfi Pembawa Bendera

Nasional peretasan
Fachri Audhia Hafiez • 19 Desember 2019 12:55
Jakarta: Tim kuasa hukum siswa Sekolah Teknik Menengah (STM) Dede Lutfi Alfiandi tak tahu menahu soal peretasan situs web PN Jakarta Pusat.Ilustrasi foto viral Dede digunakan meretas situs pengadilan.
 
"Ini sangat merugikan Lutfi," kata tim kuasa hukum Dede, Sutra Dewi, di Jakarta, Kamis, 19 Desember 2019.
 
Sutra menyesalkan peretasan itu. Ia meminta semua pihak tidak reaktif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami berharap semua menghormati proses hukum yang sedang berjalan," ujar Sutra.
 
Pejabat humas PN Jakarta Pusat Makmurmenegaskan pihaknya mengupayakan pemulihan situs. Situs resmi informasi pengadilan itu belum bisa diakses.
 
"Lagi maintenance. Petugas sudah lakukan upaya perbaikan," ujar Makmur.
 
Situs PN Jakpus diretas dan memuat ilustrasi merujuk gambar Dede Lutfi Alfiandi. Foto Lutfi memegang bendera merah putih saat ricuh demo penolakan sejumlah pengesahan beberapa revisi undang-undang viral di media sosial.
 
Lutfi didakwa melawan polisi saat demonstrasi pada 30 September 2019. Surat dakwaan dibacakan pada Kamis, 12 Desember 2019 di PN Jakarta Pusat.
 
Lutfi didakwa berniat membuat keonaran. Jaksa menyebut, Lutfi bukan pelajar seperti yang beredar di publik.
 
Lutfi diajak demo olah temannya, Nandang. Jaksa menilai seragam sekolah yang dikenakan Lutfi buat mengelabui polisi dan peserta demo lainnya.
 
Lutfi didakwa melanggar Pasal 212 KUHP juncto Pasal 214 KUHP atau Pasal 217 ayat 1 KUHP atau Pasal 218 KUHP.
 

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif