Pakar Politik LIPI Siti Zuhro dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta. Foto: Suci Sedya Utami/Medcom.id
Pakar Politik LIPI Siti Zuhro dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta. Foto: Suci Sedya Utami/Medcom.id

PKS Tak Bisa Jadi Oposan Tunggal

Nasional kabinet jokowi
Suci Sedya Utami • 12 Oktober 2019 15:02
Jakarta: Sinyal merapatnya Gerindra dan Demokrat ke Koalisi Indonesia Kerja semakin kuat. Jika benar demikian, hanya PKS yang tersisa sebagai oposisi.
 
"Kalau real seperti ini menurut saya sangat tidak imbang," kata Pakar Politik LIPI Siti Zuhro di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 12 Oktober 2019.
 
Siti menyayangkan hal tersebut, karena dalam sistem demokrasi dibutuhkan pengawasan oleh oposisi. Apalagi saat ini partai-partai di koalisi juga menguasai parlemen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut dia, lain cerita jika salah satu pucuk pimpinan parlemen dipegang oleh oposisi, seperti Gerindra. Hal tersebut akan membuat fungsi pengawasan berjalan lebih baik.
 
Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPP Partai NasDem Irma S Chaniago mengatakan hal serupa. Bahwa dalam pemerintahan demokrasi tetap dibutuhkan pihak oposisi yang konstruktif, solutif dan elegan.
 
"Karena kami ingin selalu mengawal kinerja Jokowi lima tahun ke depan. Namun kalau NasDem kan sudah ada di dalam jelas, kalau Gerindra mau masuk ya monggo, kalau Pak Jokowi terima dan semua partai koalisi terima, enggak ada masalah," tutur Irma.
 
Senada dengan Irma, Wasekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Ahmad Baidowi mengatakan Indonesia masih membutuhkan partai oposisi. Dia memberikan catatan khusus terkait Gerindra yang hendak merapat.
 
Selama satu dekade terakhir, Gerindra berada di luar kabinet dan bisa berkontribusi pada negara. Namun apabila Gerindra ingin mencoba nuansa baru berada di dalam kabinet maka hal tersebut diserahkan lagi pada kewenangan Gerindra dan juga hak prerogatif Jokowi.
 
"Kalau kemudian ada keinginan berubah, Gerindra sendiri yang memiliki kewenangan," jelas Baidowi.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif