Tak Ada Korban WNA Akibat Gempa Lombok Utara
Warga mengungsi karena takut kembali ke rumah setelah Lombi=ok diguncang gempa 7 SR/Medcom.id/Dheri Agriesta
Jakarta: Gempa berkekuatan 7,0 skala richter (SR) yang mengguncang Lombok Utara menewaskan 108 orang. Kasubdit Operasi Basarnas Pusat Agus Hariyono mengatakan tak ada warga negara asing (WNA) yang menjadi korban.

"Informasinya kemarin WNI semua, tidak ada WNA," kata Agus di Lapangan Tanjung, Lombok Utara, NTB, Rabu, 8 Agustus 2018.

Pencarian korban yang diduga tertimbun masih terus dilakukan. Basarnas memfokuskan pencarian di tujuh titik hari ini.


Baca: Korban Meninggal Akibat Gempa Lombok 108 Orang

Tujuh titik itu terdiri dari Dusun Cupeg, Kecamatan Tanjung; Masjid Bangsal di Kecamatan Pemenang; Desa Dompu Indah di Kecamatan Kayangan; Desa Bili Betung, Desa Baru Mornas, Desa Jugil Barat di Kecamatan Gangga.

"Sama kita ada tim yang masih menyisir di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno," jelas Agus.

Masjid Bangsal di Kecamatan Pemenang menjadi fokus pencarian Basarnas. Berdasarkan laporan, diduga masih ada korban tertimbun reruntuhan di masjid yang berada di dekat rumah juara atletik dunia Lalu Muhammad Zohri tersebut.

"Kita ingin pastikan apakah masih ada korban tertimbun atau tidak, mudah-mudahan tidak ada," kata Agus.





(OJE)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id