Jalur Mudik Mulai Diperbaiki dan Diaspal
Pekerja mengerjakan saluran pembuangan air di ruas Tol Pejagan-Pemalang, Tegal, Jawa Tengah, Selasa (22/5) - MI/Ramdani
Jakarta: Dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2018, sejumlah pemerintah kota mulai melakukan perbaikan jalan. Pemerintah Kota Tegal, Jawa Tengah, misalnya, mulai mengaspal jalan dan mendirikan posko terpadu.

"Pemkot Tegal mulai mengaspal jalan lingkar utara yang rusak. Nantinya akan didirikan pos terpadu di depan gedung Pusat Bisnis Tegal," kata Kepala Bidang Lalu Lintas dan Keselamatan Jalan Dinas Perhubungan Tegal, Abdul Kadir, Rabu, 23 Mei 2018. 

Dia menyebutkan, pengaspalan jalan lingkar utara (jalingkut) sudah mulai dilakukan. Sementara itu, pendirian posko baru dimulai pada H-7 sampai H+7, dilengkapi dengan mobil derek dan crane. 


"Mobil derek penting karena posko itu berada persis di jalur Pantura. Barangkali ada kendaraan pemudik yang mogok bisa langsung diderek," terang Abdul Kadir

Dari Sumatera Utara, sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur utama arus mudik Lebaran mulai diperbaiki. Ruas jalan yang diperbaiki antara lain jalan lintas Sumatera, jalur Medan menuju Aceh, tepatnya di KM 36 Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. 

(Baca juga: Menteri PUPR: Jalur Mudik 2018 Lebih Mantap)

"Perbaikan jalan ini akan terus dilakukan hingga menjelang Lebaran Idulfitri nanti," jelas Andi, kontraktor yang mengerjakan ruas jalan tersebut.

Dari Jawa Barat, Komisi V DPR RI mengevaluasi beberapa hal menjelang arus mudik Lebaran. "Insyaallah, tahun ini (tata kelola) lebih bagus. Kemarin yang kami evaluasi itu di Tol Palimanan ke Jawa Tengah. Di sana rest area masih sedikit. Kami sudah minta penambahan," kata Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, anggota Komisi V DPR RI dari Dapil Jabar III (Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor), saat ditemui di Cianjur, Jawa Barat, kemarin.

Kemungkinan tingginya pemudik menggunakan kendaraan pribadi, kata Eem, juga harus bisa diantisipasi. Hal itu berkaca dari tragedi di Tol Brebes Exit (Brexit) saat arus mudik Idulfitri dua tahun lalu. 

"Pintu tol keluar dan masuk harus bisa diantisipasi. Kami juga sudah mengajukan adanya underpass maupun fly over di persimpangan-persimpangan tol masuk dan keluar," tukas dia. 



(REN)