Ani Yudhoyono (kiri). Foto: Rosa Panggabean/Antara
Ani Yudhoyono (kiri). Foto: Rosa Panggabean/Antara

Anies: Ani Yudhoyono Perempuan Tangguh

Nasional sby
Muhammad Syahrul Ramadhan • 01 Juni 2019 18:45
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turut berduka atas meninggalnya Ani Yudhoyono. Di mata Anies, Ani merupakan sosok perempuan tangguh.
 
"Kami berduka mendengar kabar berpulangnya Ibu Ani Yudhoyono, kita mendengar beberapa menit yang lalu. Kita menyampaikan rasa belasungkawa, Insya Allah Bu Ani husnul khatimah, ditinggikan derajatnya oleh Allah," ucap Anies saat meninjau suasana mudik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, 1 Juni 2019.
 
Baca Juga:Presiden Jokowi Berbelasungkawa atas Wafatnya Ani Yudhoyono

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia mengenang sosok perempuan kelahiran 65 tahun lalu itu sebagai perempuan tangguh, perempuan pejuang. Meneruskan tradisi perjuangan ayahnya, Sarwo Edhie Wibowo.
 
Semua orang, kata Anie, memiliki rasa hormat pada Ani. Terutama dalam dedikasinya terhadap tanah air.
 
"Kemudian beliau menikah dengan pak SBY yang juga mengabadikan waktunya dan dirinya untuk kepentingan bangsa dan negara," imbuhnya.
 
Ia mengungkapkan bu Ani merupakan sosok yang menyenangkan. Enak diajak ngobrol, juga mempunyai wawasan yang luas.
 
"Wawasannya luas sekali topik apa saja nyambung. Saya ingat waktu ngobrol dengan beliau selalu menyenangkan dan menyapa semua," pungkasnya.
 
Baca Juga:Sosok Ani Yudhoyono di Mata Mahfud MD
 
Ketua MPR Zulkifli Hasan turut berbelasungkawa atas meninggalnya istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Kristiani Herrawati (Ani Yudhoyono). Zulhas menyebut Ani adalah sosok yang tangguh.
 
"Innalilahi wainnailaihi rajiun, Saya, turut berduka cita yang mendalam. Kita semua turut kehilangan mantan Ibu Negara, Ibu Ani Yudhoyono," kata Zulhas di kediamanya, Jalan Widya Chandra IV, Jakarta, Sabtu, 1 Juni 2019.
 
Zulhas mengenang Ani tak kenal lelah. Saat dia menjabat sebagai Menteri Kehutanan pada periode 2009-2014, Ani gencar mendampinginya mengampanyekan gerakan menanam pohon.
 
Ani Yudhoyono menghembuskan napas terakhirnya di Singapura, Sabtu, 1 Juni 2019. Ani wafat setelah berjuang melawan kanker darah selama beberapa bulan terakhir.
 
"Telah berpulang ke Rahmatullah, Ibu Kristiani Herrawati Binti Sarwo Edhie Wibowo, mantan Ibu Negara, Istri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di usia 67 tahun," kata Staf Pribadi SBY, Ossy Dermawan saat dikonfirmasi, Sabtu, 1 Juni 2019.
 
Ani meninggal pukul 11.50 waktu Singapura. Ani meninggal setelah menjalani perawatan di National University Hosiptal (NUH), Singapura.
 
Ani sebelumnya menjalani perawatan intensif di ICU NUH Singapura. Ani harus menjalani perawatan intensif untuk mengatasi penyakit kanker darah yang dideritanya.
 
Ani Yudhoyono menjalani perawatan di NUH Singapura sejak 2 Februari 2019 karena penyakit kanker darah.
 

(ADN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif