NEWSTICKER
Ilustrasi. ANT/Rizki
Ilustrasi. ANT/Rizki

BPJS Bantah Tudingan Direksi Terima Insentif Ratusan Juta

Nasional BPJS Kesehatan
Siti Yona Hukmana • 21 Januari 2020 06:21
Jakarta: Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma'ruf membantah tudingan yang menyebut Direksi dan Dewan Pengawas (Dewas) BPJS Kesehatan menerima insentif hingga miliaran rupiah dalam setahun. Menurutnya, tudiangan itu perlu dilurusakan.
 
"Saya klarifikasi terkait kalkulasi salah satu anggota Komisi IX DPR RI hari ini tentang insentif yang diterima Direksi dan Dewas BPJS Kesehatan. Dalam kenyataannya, sampai saat ini belum pernah ada pemberian insentif untuk Direksi maupun Dewan Pengawas BPJS Kesehatan seperti yang disampaikan oleh anggota dewan tersebut," kata Iqbal di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 20 Januari 2020.
 
Iqbal menyebut, insentif itu tidak ada sejak 2014 hingga saat ini. Meski aturan insentif itu terdapat dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dan Peraturan Presiden Nomor 110 tahun 2013 tentang Gaji atau Upah dan Manfaat Tambahan Lainnya serta Insentif bagi Anggota Dewas dan Anggota Direksi BPJS.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Namun, sampai dengan saat ini belum diatur tata cara pemberian insentif tersebut," imbuhnya.
 
Ihwal gaji, dia menjelaskan para Direksi dan Dewas BPJS Kesehatan mengikuti norma kewajaran yang berlaku dan sesuai tata kelola yang baik. Pengawasan pun dilakukan dari berbagai pihak, baik itu pihak internal maupun eksternal.
 
Sebelumnya,Anggota DPR RI Komisi IX Dewi Asmara menyebutdireksi dan dewan pengawas BPJS Kesehatan menerima insentif hingga miliaran rupiah.
 
"Kalau kita merujuk rencana kerja anggaran RKAP 2019, BPJS Kesehatan menganggarkan beban insentif kepada direksi sebesar Rp32,88 miliar. Jika dibagi ke delapan anggota direksi, maka setiap anggota direksi mendapatkan insentif Rp4,11 miliar per orang," kata Anggota DPR RI Komisi IX Dewi Asmara.
 
Dengan kata lain, lanjut Dewi, seluruh direksi menikmati insentif Rp342,56 juta per bulan. Sementara itu, Dewi menyebut beban insentif kepada tujuh Dewas rata-rata sebesar Rp2,55 miliar.
 
"Jika dalam 12 bulan, insentif yang diterima Dewas adalah Rp 211,14 juta per bulan," pungkas Dewi.
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif