Wisma Atlet Kemayoran/Medcom.id/Chris
Wisma Atlet Kemayoran/Medcom.id/Chris

Pasien Covid-19 Semakin Bertambah, 2.380 Orang Dirawat di Wisma Atlet

Nasional wisma atlet jakarta covid-19 Pasien Covid-19 pandemi covid-19 Penularan covid-19
Kautsar Widya Prabowo • 14 Januari 2022 10:49
Jakarta: Sebanyak 2.380 pasien covid-19 dirawat di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran Jakarta pada Jumat, 14 Januari 2022. Seluruh pasien rawat inap menempati Tower 5 dan 6.
 
"Jumlah itu bertambah 90 dari kemarin," kata Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan-I) Kolonel Marinir Aris Mudian melalui keterangan tertulis, Jumat, 14 Januari 2022.
 
Aris memerinci pasien terpapar covid-19 di Wisma Atlet terdiri atas 1.082 pria dan 1.298 perempuan. Sebanyak 133.344 pasien terdaftar di fasilitas kesehatan rujukan covid-19 tersebut sejak 23 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Total pasien sembuh dan diizinkan pulang mencapai 129.297 orang. Sebanyak 1.071 pasien dirujuk ke rumah sakit lain dan 596 orang meninggal. 
 
Baca: Bertambah, Wisma Atlet Kemayoran Rawat 2.290 Pasien Covid-19
 
Aris menyebut Tower 4 dan 7 Wisma Atlet Kemayoran menampung 85 pasien covid-19. Jumlah itu terdiri atas 75 pria dan 10 perempuan. Kedua tower dikerahkan sebagai tempat isolasi tambahan.
 
“Jumlah itu berkurang 22 dari kemarin,” kata Aris.
 
Sementara itu, RSD Wisma Atlet Pademangan menampung 3.018 pasien isolasi di Tower 8, 9, dan 10. Jumlah itu berkurang 12 dari kemarin.
 
Di sisi lain, Aris membeberkan data Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Covid-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau. Fasilitas kesehatan masih merawat 246 pasien.
 
Sebanyak 18.323 pasien covid-19 terdaftar di RSKI Pulau Galang sejak beroperasi. Rinciannya ialah 18.076 orang telah keluar dari RSKI Pulau Galang dan satu pasien meninggal.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif