Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga. Branda Antara
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga. Branda Antara

Menteri PPPA Minta Kasus NW Diusut Tuntas

Nasional bunuh diri pelecehan seksual Mahasiswa Bunuh diri kekerasan seksual
Antara • 06 Desember 2021 01:16
Jakarta: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga menyampaikan duka cita mendalam atas kasus yang menimpa mahasiswi Universitas Brawijaya Malang, NW. Bintang meminta kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut.
 
"Kami mendukung langkah cepat dari Bapak Kapolri dan semua jajarannya, khususnya terhadap Kepolisian Daerah Jawa Timur, sekaligus berharap agar kasus ini dapat diselesaikan sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Bintang dalam keterangan tertulis, Minggu, 5 Desember 2021.
 
Bintang menyebut sudah sepantasnya semua pihak memberikan rasa empati besar terhadap korban dan keluarganya. Dia menyebut pihaknya gencar menyuarakan dan menolak segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyebut kasus yang menimpa NW menyadarkan dan memicu semua pihak lebih aktif melakukan pencegahan. Hal itu agar tidak timbul lagi korban di kemudian hari.
 
"Setiap bentuk kekerasan adalah pelanggaran HAM. Kekerasan dalam pacaran adalah suatu tindakan yang dapat merugikan salah satu pihak dan berakibat kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual atau psikologis, termasuk ancaman tindakan tertentu," ujar Menteri Bintang.
 
Bintang menuturkan upaya penghapusan kekerasan terhadap perempuan membutuhkan kerja bersama dan sinergi dari berbagai komponen masyarakat untuk bergerak secara serentak. Baik pemerintah maupun masyarakat umum, termasuk aktivis HAM perempuan.
 
Kemen PPPA juga terus mengawal dan mendorong kebijakan tentang RUU Penghapusan Kekerasan Seksual segera disahkan menjadi undang-undang. Hal itu untuk perlindungan dan pemenuhan hak perempuan korban kekerasan seksual.
 
"Kami juga berpesan kepada seluruh perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan, kalian bisa melapor ke layanan dan penjangkauan korban di SAPA 129 atau bisa menghubungi call centre 08111-129-129 agar segera mendapatkan pertolongan," kata Bintang.
 
Baca: Kekasih NRW, Bripda Randi Jadi Tersangka dan Dipecat Tidak Hormat
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif