Menag, Yaqut Cholil Qoumas. Foto: Kemenag/Humas
Menag, Yaqut Cholil Qoumas. Foto: Kemenag/Humas

Ucapan Selamat Hari Raya Nawruz dari Menag Disebut Bagian Konstitusional

Nasional kementerian agama toleransi beragama Etnis dan agama
Fachri Audhia Hafiez • 01 Agustus 2021 17:13
Jakarta: Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi meluruskan polemik ucapan selamat Hari Raya Nawruz 178 EB ke komunitas Baha'i dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Hal itu dinilai sebagai bagian dari kewajiban konstitusional.
 
"Saya melihat, apa yang beliau sampaikan merupakan bagian dari kewajiban konstitusional yang melekat sebagai pejabat negara yang mengharuskan memberikan pelayanan kepada semua warga negara, tanpa pengecualian," kata Zainut melalui keterangan tertulis, Minggu, 1 Agustus 2021.
 
Zainut berharap polemik terkait dengan agama Baha'i dihentikan. Sebab, hal tersebut sudah tidak proporsional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menuturkan Kementerian Agama (Kemenag) mengembangkan dan menyosialisasikan penguatan moderasi beragama. Hal ini bertujuan untuk menghadirkan keharmonisan di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
 
"Moderasi beragama tidak akan dapat tercipta tanpa prinsip adil dan berimbang," ujar Zainut.
 
Baca: Viral Menag Beri Ucapan Selamat Hari Raya Nawruz ke Umat Baha'i, Netizen Bergejolak
 
Penguatan moderasi beragama, kata Zainut, diperlukan sebagai strategi kebudayaan merawat Indonesia. Yakni, menjujung kebersamaan antarkelompok.
 
"Sebagai bangsa yang sangat heterogen, sejak awal para pendiri bangsa sudah berhasil mewariskan satu bentuk kesepakatan dalam berbangsa dan bernegara, yakni Pancasila dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang telah nyata berhasil menyatukan semua kelompok agama, etnis, bahasa, dan budaya," ujar Zainut.
 
Ucapan selamat Hari Raya Naw-Ruz 178 EB ke komunitas Baha'i oleh Yaqut viral di media sosial. Ucapan itu diunggah YouTube Baha'i Indonesia, Senin, 26 Maret 2021.
 
Yaqut juga mengajak komunitas Baha'i memperkuat persatuan dan kesatuan di Indonesia. Dia juga mengajak agar komunitas tersebut menjunjung tinggi moderasi beragama.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif