Razia WNA di kawasan Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis 27 Agustus 2020. Foto: Medcom.id/Christian
Razia WNA di kawasan Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis 27 Agustus 2020. Foto: Medcom.id/Christian

44 WNA Terjaring Razia Imigrasi Bakal Jalani Swab Test

Nasional pelanggaran imigrasi Virus Korona
Christian • 28 Agustus 2020 02:17
Jakarta: Seluruh warga negara asing (WNA) yang terjaring petugas Imigrasi Kelas I Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Jakarta Pusat bakal menjalani pemeriksaan rapid test dan swab test. Hal ini sebagai langkah mencegah penularan covid-19.
 
"Pemeriksaan kemungkinan dilakukan di kantor Direktur Jendral (Ditjen) Imigrasi," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Jakarta Pusat, Barron Ichan, saat diwawancarai di kantornya, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis, 27 Agustus 2020.
 
Semua WNA malam ini langsung dibawa ke kantor Ditjen Imigrasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Alasannya, ruangan detensi di kantor Imigrasi Jakarta Pusat sangat terbatas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Langsung kita bawa malam ini juga semuanya. Pemeriksaan seperti narkoba juga akan dilakukan karena tadi kita sama Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam lakukan razia," kata Barron.
 
Sebelumnya, 44 WNA terjaring petugas imigrasi karena melanggar izin waktu tinggal atau overstay. Seluruh WNA terjaring di salah satu rumah kosan di kawasan Kartini, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat.
 
Baca: 44 WNA Terjaring Razia Imigrasi di Jakarta Pusat
 
Dari 44 WNA yang dijaring sebanyak 23 orang di antaranya berasal dari Afrika dan tidak memiliki kelengkapan dokumen perjalanan atau pun paspor sehingga selain diduga melanggar izin tinggal sementara, mereka pun diduga melakukan Pelanggaran Keimigrasian pasal 119 dan/atau pasal 116 juncto 71 ayat (B).
 
Sementara sisanya yaitu 17 warga negara Nigeria, 2 warga negara Pantai Gading, dan 2 warga negara Senegal memiliki paspor atau pun dokumen perjalanan namun tetap melanggar aturan masa izin tinggal atau overstay yang tercantum dalam pasal 78 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif