Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng K.H. Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah. Foto: Antara/Syaiful Arif
Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng K.H. Sholahuddin Wahid atau Gus Sholah. Foto: Antara/Syaiful Arif

Gus Sholah Ingin NU Berkontribusi Besar Menjaga Indonesia

Nasional obituari
Anggi Tondi Martaon • 03 Februari 2020 02:40
Jakarta: Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Salahuddin Wahid (Gus Sholah) disebut memiliki perhatian lebih terhadap Nahdatul Ulama (NU). Gus Sholah bahkan kerap menanyakan kondisi salah satu ormas terbesar di Indonesia itu sebelum tutup usia.
 
"Beliau selalu begitu peduli dengan masa depan NU, hari-hari terakhir, bulan terakhir selalu banyak menanyakan kondisi NU," kata Lukman Hakim Saifuddin di rumah duka di Jalan Tendean nomor 2 C, Jakarta, Senin, 3 Februari 2020.
 
Mantan Menteri Agama itu menyebut Gus Sholah ingin NU memiliki peran besar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Terutama, dalam menjaga keutuhan Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"NU sebagai ormas islam di Indonesia juga semakin nyata memberikan kontribusinya dalam ikut menjaga ke-Indonesiaan," kata dia.
 
Tak hanya NU, kata Lukman, Gus Sholah juga memperhatikan perkembangan pesantren. Gus Sholah ingin lembaga pendidikan islam tersebut semakin berkembang ke depannya.
 
"Kalau tidak berbicara tentang NU, beliau bicara tentang ponpes. Karena itu selalu menjadi obsesi beliau bagaimana pesantren bisa semakin berkembang," ujar dia.
 
Gus Sholah wafat di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta, sekitar pukul 20.55 WIB. Jenazah tiba di rumah duka pada pukul 23.50 WIB.
 
Jenazah langsung disalatkan secara bergantian. Salat jenazah gelombang pertama akan dipimpin langsung oleh Irfan Asy'ari Sudirman Wahid (Gus Ipang), putra pertama almarhum KH Solahuddin Wahid.
 

(JMS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif