NEWSTICKER
Penumpang kapal di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur. Foto: Antara/Didik Suhartono
Penumpang kapal di Dermaga Jamrud Utara, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur. Foto: Antara/Didik Suhartono

Pemerintah Diminta Perketat Pemeriksaan Calon Pemudik

Nasional mudik lebaran Virus Korona
Anggi Tondi Martaon • 23 Maret 2020 20:39
Jakarta: Pemerintah diminta memperketat pemeriksaan kepada calon pemudik. Hal ini untuk mengantisipasi adanya penyebaran virus korona (covid-19) yang dibawa pemudik ke kampung halaman mereka.
 
"Yang urgen kan pemeriksaan calon penumpang. Jadi titik kendalinya ada di pemeriksaan calon penumpang dan armadanya," kata pengamat transportasi Darmaningtyas kepada Medcom.id, Jakarta, Senin, 23 Maret 2020.
 
Darmaningtyas mengatakan petugas medis harus siaga di tempat pemberangkatan dan kedatangan penumpang. Mereka harus memastikan kondisi calon pemudik sehat saat pulang dan kembali dari kampung halaman.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Itu mutlak. Kalau enggak nanti terulang kasus, misalnya penumpang bus ternyata terindikasi korona," ujar dia.
 
Dirjen Perhubungan Laut Agus Purnomo menyampaikan pemerintah tengah mengkaji berbagai persiapan untuk mudik 2020. Namun, rincian persiapannya belum bisa disampaikan kepada publik.
 
"Nanti saatnya akan disampaikan ke masyarakat," kata Agus.
 
Baca: Pemerintah Bahas Antisipasi Mudik di Tengah Korona
 
Komisi V DPR sebelumnya menyarankan masyarakat tidak menyelenggarakan mudik pada Ramadan 2020. Persebaran virus korona di Indonesia cukup mengkhawatirkan.
 
"Secara formal pemerintah harus membuat edaran bahwa tidak ada untuk melakukan mudik," tegas Wakil Ketua Komisi V DPR Syarief Abdullah Alkadrie kepada Medcom.id, Kamis, 19 Maret 2020.
 
Politikus Partai NasDem itu meminta masyarakat tak memaksakan pulang kampung saat Idulfitri 2020. Mereka diminta mengisolasi diri di rumah masing-masing.
 
Syarief menyadari tak semua masyarakat menaati imbauan ini. Banyak masyarakat memilih mudik bisa saja terjadi.
 
"Saya kira pemerintah harus menyiapkan dari sekarang," ujar dia.
 

(AZF)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif