Potensi Longsor di Mamasa Lebih Besar Ketimbang Likuefaksi
Ahli Geologi Universitas Hasanuddin Makassar. (Foto: Metro TV)
Jakarta: Ahli Geologi Universitas Hasanudin Makassar Adi Maulana menyebut potensi longsor dan banjir bandang di Mamasa, Sulawesi Barat, lebih besar ketimbang likuefaksi. Topografi wilayah Mamasa tak mendukung terjadinya likuefaksi.

"Syarat terjadinya likuefaksi di Mamasa dan sekitarnya tidak mendukung. Di Mamasa sesar yang aktif sekarang itu sesar Masupu tidak seperti di Sigi dan Palu yang berasal dari sesar Palu Koro," ujarnya melalui sambungan satelit dalam Metro Pagi Primetime, Rabu, 21 November 2018.

Adi mengatakan wilayah Mamasa tersusun oleh material batu granitik yang mengalami proses pelapukan sangat tinggi. Hal inilah yang melatarbelakangi longsor dan banjir bandang cenderung menjadi ancaman utama wilayah Mamasa ketimbang likuefaksi.


Ratusan kali gempa yang terjadi belakangan ini, kata dia, akan membentuk rekahan atau fraktur pada batuan yang telah mengalami pelapukan. Memasuki musim hujan, air akan meresap melalui celah atau rekahan tersebut dan mengakibatkan kontur tanah menjadi gembur.

"Di Mamasa beberapa kali ada catatan longsor dan banjir. Pemerintah diharapkan punya rencana kontingensi. Paling tidak merelokasi sementara hunian yang rentan longsor," ungkapnya.

Tak cuma pemerintah, masyarakat juga perlu diberikan pemahaman untuk melakukan mitigasi bencana secara mandiri. Sehingga ketika bencana terjadi, masyarakat lebih siap.

Masyarakat Mamasa yang tinggal di sekitar tebing atau lereng khususnya perlu mewaspadai rekahan pada tebing atau tanah. Ketika menemukan rekahan, masyarakat diminta segera melapor ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau institusi pemerintah setempat.

"Masyarakat juga perlu mempersiapkan disasater kit seperti makanan ringan, pakaian, selimut, dan tahu harus pergi kemana. Mungkin ini bukan hal lumrah tapi perlu dilakukan," jelasnya.





(MEL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id