Kecelakaan Lion Air JT610

Polisi Kesulitan Mengidentifikasi Korban Lion Air JT610

Damar Iradat 30 Oktober 2018 20:08 WIB
Lion Air Jatuh
Polisi Kesulitan Mengidentifikasi Korban Lion Air JT610
Ilustrasi. Personel Basarnas dan relawan membawa kantong jenazah ketika evakuasi pesawat Lion Air JT 610 di Posko Penyelamatan Lion Air, Dermaga JICT 2, Jakarta, Selasa (30/10/2018). ANTARA/Wahyu Putro A
Jakarta: Kepolisian kesulitan mengidentifikasi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610. Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polri Brigjen Arthur Tampi mengatakan kendalanya lantaran jasad korban yang ditemukan tidak utuh.

"Kami sampaikan, hari ini kami belum belum bisa identifikasi satu pun korban dari 24 kantung jenazah yang kita terima sampai siang tadi," kata Arthur di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa, 30 Oktober 2018.

Baca: Investigasi JT610 Dibantu Pihak Asing


Ia mengungkapkan, dalam 24 kantong jenazah yang dikirim berisi 87 bagian tubuh para korban. Memang ada ciri spesifik korban yang ditemukan. Namun, kata dia, tim masih butuh waktu untuk mengumumkan identitas jenazah. 

"Karena dari data antemortem ada beberapa keterangan keluarga yang mempunyai keluarga ciri yang sama. Kita akan menunggu pemeriksaan DNA paling cepat empat sampai delapan hari," jelasnya.

Arthur menyebut sudah mengantongi 185 data antemortem dari pihak keluarga korban. Sebanyak 147 di antaranya juga sudah diambil sampel DNA.

Sementara itu, Kepala RS Polri Kramat Jati Kombes Musyafak mengatakan total ada 35 kantong jenazah yang diterima RS Polri Kramat Jati hingga pukul 18.50 WIB. Sebanyak 24 kantong jenazah sudah selesai diperiksa tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.





(AGA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id