Lima Pimpinan KPK Menemui Presiden

Achmad Zulfikar Fazli 04 Juli 2018 15:07 WIB
kuhpruu kuhp
Lima Pimpinan KPK Menemui Presiden
Presiden Joko Widodo bertemu pimpinan KPK - Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.
Bogor: Lima pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 4 Juli 2018. Pertemuan ini untuk membahas revisi Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) yang disebut melemahkan Lembaga Antikorupsi.

Ketua KPK Agus Rahardjo berterima kasih kepada Presiden yang bersedia meluangkan waktu untuk membahas RKUHP dengan KPK. Dia mengaku akan menceritakan secara detail alasan KPK menolak RKUHP.

"Saya nanti akan menceritakan, mungkin salah satu yang tidak mengetahui hukum di KPK, kan saya, yang lainnya ahli-ahli," kata Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 4 Juli 2018.


Belum diketahui apa saja yang akan dijabarkan para pimpinan KPK kepada Presiden. Pertemuan berlangsung tertutup.

(Baca juga: Laode Berharap Pemerintah Bisa Merevisi RKUHP)

Dalam pertemuan itu hadir Agus Rahardjo, Basaria Pandjaitan, Laode M Syarif, Alexander Marwata, dan Saut Situmorang. 

Sementara dari pihak pemerintah hadir Menteri Koordinator Pilitik Hukum dan Kemanan Wiranto, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung.  

KPK menilai setidaknya ada 10 hal dalam RKUHP yang berisiko bagi KPK dan pemberantasan korupsi. Poin itu ialah kewenangan kelembagaan KPK tidak ditegaskan dalam RKUHP; KPK tidak dapat menangani aturan baru dari United Nations Convention Againts Corruption (UNCAC) seperti menangani korupsi sektor swasta; dan RKUHP tidak mengatur pidana tambahan berupa uang pengganti.

RKUHP juga mengatur pembatasan penjatuhan pidana secara kumulatif; mengatur pengurangan ancaman pidana sebesar 1/3 terhadap percobaan, pembantuan, dan pemufakatan jahat tindak pidana korupsi; serta beberapa tindak pidana korupsi dari UU Tipikor menjadi tindak pidana umum.





(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id