Pesawat Sriwijaya Air. Foto: MI
Pesawat Sriwijaya Air. Foto: MI

Sriwijaya Air Evaluasi Internal Terkait Hasil Investigasi SJ-182

Nasional pesawat hilang Pesawat Jatuh sriwijaya air Sriwijaya Air Jatuh Sriwijaya Air Hilang Kontak Pesawat Sriwijaya Air Sriwijaya Air SJ182
Antara • 23 Januari 2021 04:03
Jakarta: Sriwijaya Air akan mengevaluasi internal terkait hasil investigasi kecelakaan pesawat SJ-182 dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Maskapai itu memastikan bakal berkoordinasi dengan KNKT dan Kementerian Perhubungan. 
 
"Agar tetap menjamin keselamatan operasional Sriwijaya Air dan memastikan musibah seperti ini tidak terjadi lagi. Kami menunggu hasil investigasi KNKT sebelum melakukan langkah evaluasi internal," kata Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Irwin Jauwena dalam keterangan tertulis, Jumat, 22 Januari 2021.
 
Ia juga menyampaikan duka cita yang mendalam saat prosesi tabur bunga dengan para perwakilan keluarga korban. Dia berhadap prosesi tabur bunga dapat semakin melapangkan dada keluarga untuk melepaskan kepergian para korban. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: 2 Korban Sriwijaya Air SJ-182 Teridentifikasi, Salah Satunya Balita
 
"Semoga mereka diberi tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Penyayang,” kata dia.
 
Tepat 13 hari sejak musibah hilang kontak pesawat SJ-182 di kawasan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta, keluarga penumpang dan direksi Sriwijaya Air melaksanakan prosesi tabur bunga di perairan antara Pulau Laki dan Pulau Lancang. Titik ini diyakini sebagai lokasi kecelakaan terjadi.
 
Dengan menumpang KRI Semarang, sekitar 50 orang perwakilan keluarga penumpang dibawa melepas beban kesedihan. Mereka diajak memberikan penghormatan terakhir kepada para korban musibah SJ-182 tepat di lokasi kecelakaan terjadi.
 
Pejabat negara yang terlibat dalam evakuasi korban ikut dalam prosesi ini. Mereka di antaranya Kepala Basarnas Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito; Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto; Kepala KNKT Suryanto Tjahjono; Pangkoarmada I Laksda TNI Abdul Rasyid K; Direktur MRTI Jasa Raharja Wahyu Wibowo; Danlantamal III Brigjen TNI Mar Farouq; dan Komisaris sekaligus pendiri Sriwijaya Air Hendry Lie.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif